Home / Daerah

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:25 WIB

Relawan Jepang Survei Jembatan Rapuh di Kampung Ciseke Serang, Siap Bangun Akses Penghubung Warga

SERANG, PUBLISIA.ID – Koji Isoda dan Sho Aoyama melakukan survei langsung ke Kampung Ciseke, Desa Batukuwung, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Minggu (17/5/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari asesmen awal program bakti sosial internasional yang akan dilaksanakan para mahasiswa dan pemuda Jepang di wilayah tersebut.

Dalam kegiatan itu, Koji dan Sho didampingi Koordinator Lapangan, Annisa Hara bersama para relawan Fesbuk Banten News (FBn).

Fokus utama survei berada di sebuah jembatan bambu penghubung warga yang kondisinya kini memprihatinkan. Jembatan sepanjang 10 meter dengan lebar sekitar 1,4 meter tersebut melintasi Sungai Cisuar dan menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat Kampung Ciseke.

Jembatan itu digunakan warga setiap hari untuk mobilitas puluhan kepala keluarga, termasuk akses anak-anak menuju sekolah, jalur pengangkutan hasil usaha tani dan kebun, hingga aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Baca Juga  Investor Hilang, Rencana Pembangunan Kereta Gantung di Gunung Rinjani Batal

Namun, kondisi jembatan yang dibangun secara swadaya oleh warga itu kini sudah reot dan rapuh. Sejumlah bagian bambu terlihat lapuk dan mulai mengalami kerusakan sehingga dinilai membahayakan keselamatan masyarakat yang melintas.

Saat melakukan peninjauan, para relawan Jepang tampak memperhatikan detail konstruksi jembatan dan kondisi aliran Sungai Cisuar yang berada di bawahnya. Survei tersebut dilakukan untuk menentukan kemungkinan pembangunan ulang atau perbaikan infrastruktur yang akan menjadi prioritas program pengabdian sosial mereka di Banten.

Rencananya, sebanyak 20 hingga 30 mahasiswa dan pemuda Jepang akan datang ke Kampung Ciseke pada Agustus 2026 saat musim panas di Indonesia. Kedatangan mereka merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang digagas organisasi The Global Organization of Dreamers (GOOD!).

Selama berada di Indonesia, para relawan muda Jepang itu tidak hanya akan terlibat dalam pembangunan fasilitas publik, tetapi juga tinggal bersama masyarakat Kampung Ciseke untuk beradaptasi dengan kehidupan warga desa.

Baca Juga  Tinjau Pasar Baros, Wagub Dimyati Pastikan Stok Bapok Aman, Harga Relatif Stabil

Mereka berencana berbagi pengalaman, ilmu pengetahuan, serta memperkenalkan budaya dan kebiasaan masyarakat Jepang kepada warga. Sebaliknya, para mahasiswa Jepang juga ingin belajar langsung mengenai kehidupan sosial masyarakat di pelosok Indonesia.

Saat ini, para relawan GOOD! tengah mempersiapkan proses keberangkatan, termasuk pengurusan visa serta penggalangan donasi dan sumbangan yang akan digunakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik di Kampung Ciseke.

Direktur Relawan Fesbuk Banten News (FBn), Lulu Jamaludin mengatakan pihaknya akan terus mendampingi proses survei hingga pelaksanaan pembangunan selesai.

“Program ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga membangun persahabatan, solidaritas, dan pertukaran budaya antara pemuda Jepang dengan masyarakat di Kampung Ciseke,” ujar Lulu.

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Serang Ratu Zakiyah Jenguk Hasan Syukur Ojol asal Ciomas Korban Tabrakan BYD di Jakarta

Daerah

Kapolda dan Wakapolda Kunjungi Tokoh Banten KH Embay Mulya Syarief

Daerah

Pemkab Tangerang Perkuat Mitigasi Pertanian dan Pastikan Produksi Padi Tersedia di Musim Kemarau

Daerah

Ini 5 Rekomendasi BMKG Terkait Gunung Anak Krakatau

Daerah

Bupati Serang Ratu Zakiyah Apresiasi SPACY 2026 Nurul Fikri Mengasah Kemampuan Siswa

Daerah

Bupati Serang Ratu Zakiyah Apresiasi Program Bang Andra

Daerah

Nakerfest Digelar 24-25 September 2026 Sediakan 1.000 Lebih Lowongan Pekerjaan Baru

Daerah

APBD Perubahan 2026 Kabupaten Serang Disepakati Segini Besarannya