Home / Daerah

Jumat, 10 April 2026 - 23:04 WIB

Jembatan di Desa Lontar Tirtayasa Rusak Parah, Warga Berharap Pemerintah Tidak Tinggal Diam

SERANG, PUBLISIA.ID – Jembatan Kali Peng di Desa Lontar, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Serang mengalami rusak parah.

Jembatan penghubung antara Desa Lontar dengan Desa Alang-Alang tersebut kondisinya sudah lama memprihatinkan sejak 2020 lalu atau enam tahun silam.

Salah satu warga Lontar, Payumi mengatakan umur Jembatan Kali Peng sudah cukup lama kurang lebih 20 tahun.

“Jadi, dari semenjak dibangun Jembatan Kali Peng di Desa Lontar belum sama sekali diperbaiki apalagi dibangun ulang,” ucap Payumi, Jumat (10/4/2026).

Dia menjelaskan kondisi jembatan sekarang sudah sangat memprihatinkan kondisi pondasinya sudah rusak parah.

Baca Juga  GKACT, Gerakan Kemanusiaan dari Warga Banten untuk Sumatera

“Meskipun jembatan masih bisa dilalui, tetapi hanya ditopang dengan pelat besi yang dikhawatirkan bisa memakan korban,” ujarnya.

Menurut dia, semenjak jembatan mengalami rusak parah sudah banyak korban seperti mobil muatan sembako terpelosok, mobil angkutan es ikan jatuh, dan banyak motor yang tercebur.

“Padahal, Jembatan Kali Peng Desa Lontar sangat penting sekali untuk kepentingan sosial dan perekonomian masyarakat,” ungkapnya.

Kendati demikian, kata Payumi, warga bersama perangkat desa, dan Kecamatan Tirtayasa sudah berupaya meminta kepada dinas terkait agar jembatan diperbaiki.

“Kami sudah empat kali menghadap ke DPUPR Kabupaten Serang kemudian dijanjikan jembatan akan dibangun pada 2025 dianggarkan murni, tetapi hanya diberikan harapan palsu,”  terangnya.

Baca Juga  Pastikan Keamanan Jelang Nataru, Gubernur Banten Andra Soni Tinjau Kesiapan Wisata Anyer dan Carita

Meskipun demikian, masyarakat tetap menantikan perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang agar jembatan bisa segera diperbaiki.

“Jembatan itu sangat penting sekali, karena merupakan jalannya rantai perekonomian bagi masyarakat sekitar, selama ini kan masyarakat sangat kesulitan ketika mau mengangkut hasil panen ikan dari tambak maupun hasil nelayan melaut,” ucapnya.

“Ditambah lagi jembatan ini juga dekat dengan Tempat Pelelangan Ikan (TPI), mobilitas akses untuk mengangkut sembako, air minum, dan kebutuhan lain untuk masyarakat,” imbuh Payumi. (sdk/red)

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Serang Ratu Zakiyah Jenguk Hasan Syukur Ojol asal Ciomas Korban Tabrakan BYD di Jakarta

Daerah

Kapolda dan Wakapolda Kunjungi Tokoh Banten KH Embay Mulya Syarief

Daerah

Pemkab Tangerang Perkuat Mitigasi Pertanian dan Pastikan Produksi Padi Tersedia di Musim Kemarau

Daerah

Ini 5 Rekomendasi BMKG Terkait Gunung Anak Krakatau

Daerah

Bupati Serang Ratu Zakiyah Apresiasi SPACY 2026 Nurul Fikri Mengasah Kemampuan Siswa

Daerah

Bupati Serang Ratu Zakiyah Apresiasi Program Bang Andra

Daerah

Nakerfest Digelar 24-25 September 2026 Sediakan 1.000 Lebih Lowongan Pekerjaan Baru

Daerah

APBD Perubahan 2026 Kabupaten Serang Disepakati Segini Besarannya