SERANG, PUBLISIA.ID-Suasana penuh keceriaan dan semangat mewarnai pagi hari di lapangan Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Minggu 14 Juni 2026. Mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB, warga dari berbagai kelompok usia antusias mengikuti kegiatan Gerak Sehat Desa Ranjeng 2026.
Sebuah program kolaborasi yang digagas bersama oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bina Bangsa (UNIBA) dan komunitas ibu-ibu senam Desa Ranjeng. Kegiatan ini mengangkat tema “Melangkah Sehat, Meraih Hebat: Bersama Membangun Masyarakat Desa Ranjeng yang Aktif, Bugar, dan Produktif.”
Acara dibuka secara resmi oleh Ibu Rahma, instruktur senam yang telah lama menggerakkan komunitas kebugaran di desa tersebut. Dengan penuh kehangatan, Ibu Rahma menyambut baik ajakan kolaborasi dari para mahasiswa UNIBA dan mengungkapkan rasa terima kasihnya atas inisiatif yang dinilai sangat positif bagi perkembangan komunitas ibu ibu senam.
Kegiatan senam berlangsung dengan penuh semangat dan tawa. Dipandu langsung oleh Ibu Rahma, peserta mengikuti gerakan aerobik yang energik diiringi musik yang meriah. Mahasiswa UNIBA turut aktif berbaur di antara warga, menciptakan suasana yang hangat dan cair lintas generasi.
Kolaborasi ini tidak hanya menjadi ajang kebugaran, tetapi juga mempererat jalinan sosial antara civitas akademika
dengan masyarakat setempat.
Tak hanya sekadar berolahraga, kegiatan ini juga diperkaya dengan sesi edukasi yang bermanfaat. Diva Putri Pratiwi, mahasiswi Ilmu Komunikasi UNIBA, tampil sebagai pemateri dan menyampaikan materi bertema “Dampak Kurangnya Aktivitas Fisik Terhadap Kesehatan Mental dan Sosial Masyarakat.”
Dalam paparannya, Diva mengungkap fakta yang cukup mengejutkan, data nasional menunjukkan bahwa penduduk Indonesia berusia di atas 10 tahun masih sangat minim melakukan aktivitas fisik secara rutin. Kondisi ini berdampak serius tidak hanya pada kesehatan fisik, tetapi juga pada kesehatan mental dan kualitas kehidupan sosial masyarakat secara keseluruhan.
Melalui materi tersebut, Diva menekankan bahwa Desa Ranjeng memerlukan berbagai program yang dapat meningkatkan kesadaran warga mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini. Edukasi yang berkesinambungan, dikombinasikan dengan program aksi nyata seperti kegiatan senam rutin, dinilai sebagai pendekatan yang paling efektif dalam mendorong perubahan perilaku hidup sehat di level komunitas.
Kegiatan Gerak Sehat Desa Ranjeng 2026 resmi ditutup pada pukul 09.00 WIB dengan sesi foto bersama yang penuh kegembiraan. Para peserta mulai dari ibu-ibu komunitas senam, lansia, hingga mahasiswa muda tampak bersatu dalam satu frame dengan senyum dan semangat yang membara.
Momen ini sekaligus menjadi simbol bahwa kesehatan adalah urusan bersama, tanpa sekat usia maupun status. Program ini diharapkan menjadi titik awal dari gerakan yang lebih besar, menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian tak terpisahkan dari keseharian masyarakat Desa Ranjeng, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi dan komunitas lokal di masa mendatang.***



















