Home / Pendidikan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:31 WIB

Uniba Perkuat Kualitas dan Mutu sebagai Identitas Kampus

SERANG, PUBLISIA.ID- Universitas Bina Bangsa (UNIBA) gelar Workshop Penyusunan Perangkat Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) pada 21-22 Juli 2026  di Auditorium lantai 6 kampus Uniba Kota Serang.

Kegiatan membahas penyusunan dan penyempurnaan perangkat SPMI yang mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 39 Tahun 2025 yang telah disempurnakan melalui Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 10 Tahun 2026 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan.

Workshop diikuti jajaran rektorat, dekan dan ketua program studi, serta tim penjaminan mutu bertujuan menyelaraskan seluruh dokumen mutu sesuai regulasi terbaru  yang berlaku sekaligus memperkuat implementasi budaya mutu di lingkungan Universitas Bina Bangsa.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Bina Bangsa Prof.Dr. Bambang D Suseno menegaskan bahwa perubahan regulasi merupakan momentum bagi perguruan tinggi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola akademik maupun non akademik.

“Penjaminan mutu bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif atau tuntutan akreditasi, tetapi merupakan komitmen institusi dalam menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang berkualitas, relevan, dan berkelanjutan,” ujar Bambang.

Ia menjelaskan, hadirnya regulasi terbaru, seluruh perangkat SPMI harus diselaraskan agar mampu menjawab dinamika pendidikan tinggi yang semakin kompetitif dan berorientasi pada peningkatan mutu secara berkesinambungan dan mempunya rekognisi di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga  Uniba-REI Banten Teken MoU Sinergikan Pendidikan dan Industri Properti

Rektor juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk membangun budaya mutu sebagai bagian dari identitas Universitas Bina Bangsa.

“Budaya mutu harus menjadi tanggung jawab bersama. Setiap unit kerja memiliki peran strategis dalam memastikan bahwa standar yang telah ditetapkan tidak hanya terdokumentasi dengan baik, tetapi juga diimplementasikan secara konsisten melalui siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP),” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Universitas Bina Bangsa Umalihayati menjelaskan bahwa workshop ini dirancang sebagai forum kolaboratif untuk melakukan penyesuaian seluruh perangkat mutu sesuai arah kebijakan terbaru pemerintah.

Menurutnya, pembaruan regulasi membawa sejumlah perubahan penting yang perlu segera diakomodasi dalam dokumen mutu universitas, mulai dari kebijakan mutu, manual mutu, standar mutu, hingga formulir dan instrumen evaluasi.

“Melalui workshop ini, kami ingin memastikan seluruh perangkat SPMI Universitas Bina Bangsa selaras dengan Permendiktisaintek terbaru sehingga implementasi sistem penjaminan mutu menjadi lebih efektif, adaptif, dan mampu mendukung peningkatan kualitas tridharma perguruan tinggi,” jelas Kepala SPMI.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh pendampingan intensif dari narasumber yang memiliki kompetensi di bidang penjaminan mutu pendidikan tinggi.

Dalam paparannya, narasumber dari SPMI Belmawa Kemdiktisaintek Junaidin menyampaikan bahwa, perubahan regulasi tidak hanya menuntut penyesuaian dokumen, tetapi juga perubahan paradigma dalam pengelolaan mutu perguruan tinggi.

Baca Juga  Mahasiswa Teknik Sipil UNIBA Wakili Provinsi Banten Raih Juara 3 di Ajang Sasaka Innovate Bridge

“SPMI harus dipandang sebagai sistem manajemen mutu yang hidup dan terus berkembang. Dokumen mutu bukan sekadar arsip administrasi, melainkan instrumen yang menjadi pedoman dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi,” jelas Junaidin.

Narasumber juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh unsur perguruan tinggi dalam membangun budaya mutu.

“Keberhasilan penjaminan mutu tidak hanya bergantung pada unit SPMI, tetapi memerlukan komitmen pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa. Ketika budaya mutu telah menjadi kebiasaan institusi, maka peningkatan kualitas akan berlangsung secara berkesinambungan dan memberikan dampak nyata terhadap kinerja akademik maupun reputasi perguruan tinggi,” ungkapnya.

Selain sesi pemaparan materi, workshop juga diisi dengan diskusi kelompok, telaah dokumen, simulasi penyusunan standar, serta pendampingan penyempurnaan perangkat SPMI pada setiap unit kerja.

Peserta secara aktif mengidentifikasi kesesuaian dokumen yang telah dimiliki dengan ketentuan terbaru, kemudian menyusun rekomendasi perbaikan agar implementasi SPMI di Universitas Bina Bangsa semakin efektif.

Melalui kegiatan ini, Universitas Bina Bangsa menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem penjaminan mutu internal sebagai fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang unggul, adaptif, akuntabel, dan berdaya saing.**

Share :

Baca Juga

Pendidikan

KKM Uniba di Kabupaten Serang Diharapkan Ciptakan Model Penanganan Sampah

Pendidikan

322 Pramuka Uniba Ikuti Perkemahan Edukatif dan Kreatif

Pendidikan

1.503 Peserta Ikut Tes Potensi Akademik Mahasiswa Baru Uniba

Pendidikan

Mahasiswa Komunikasi Uniba Gelar Workshop Creative Skills Tingkatkan Kompetensi Kreatif

Pendidikan

Mahasiswa Komunikasi Uniba Gali Potensi Pemain Muda Berbakat di Tangerang Bersama Coach Alif Dafa

Pendidikan

Gebrakan Mahasiswa Komunikasi Uniba di Desa Ranjeng: Melangkah Sehat Meraih Hebat

Pendidikan

Stop Hoax dan Provokasi: Menjadi Masyarakat Cerdas Informasi

Pendidikan

Selamat, UNIBA Terima SK Studi Doktoral Ilmu Manajemen