SERANG, PUBLISIA.ID-Perkembangan teknologi dan media sosial telah membuat informasi menyebar dalam hitungan detik. Kabar yang berasal dari grup WhatsApp warga, media sosial, atau unggahan yang belum jelas sumbernya dapat dengan mudah diterima dan diteruskan oleh banyak orang. Sayangnya, tidak semua informasi yang beredar merupakan fakta.
Hoax dan provokasi kini menjadi tantangan nyata yang dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat, termasuk di lingkungan perumahan.
Lingkungan perumahan yang pada dasarnya dibangun atas dasar kebersamaan dan gotong royong dapat terganggu apabila warganya terpengaruh oleh informasi yang tidak benar.
Berita palsu tentang keamanan lingkungan, isu sosial, hingga kabar yang menyudutkan individu tertentu sering kali memicu kesalahpahaman, konflik, bahkan perpecahan antarwarga. Termasuk lingkungan perumahan Puri Anggrek Serang RT 14.
Sebagian masyarakat di perumahan pasti memiliki gadget yang digunakan buat mengirim pesan atau melihat informasi terbaru setiap harinya, tentu seringnya menerima berbagai informasi dapat berupa berita, Kesehatan, Pendidikan, keamanan lingkungan, isu social, hingga berbagai informasi yang sedang ramai di media sosial. Akan tetapi, tidak semua informasi yang beredar memiliki sumber yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya.
Kondisi ini yang membuat masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk menyaring dan memverifikasi informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkan kepada orang lain.
Berdasarkan masalah tersebut, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bina Bangsa Berinisiatif untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi terhadap lingkungan perumahan Puri Anggrek Serang RT 14.
Kegiatan ini dipilih dikarenakan isu hoax merupakan permasalahan yang dekat dengan kehidupan masyarakat dan masih sering terjadi dalam penggunaan media sosial sehari-hari. Melalui kegiatan ini dapat memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penting mengenal hoax dan menggunakan media sosial secara bijak di era digital.
Dalam sosialisasi kegiatan dikemas dalam bentuk penyampaian materi yang ringan, interaktif dan mudah dipahami oleh seluruh peserta yang pastinya terdiri dari ibu-ibu, bapak-bapak, serta remaja karang taruna di perumahan Puri Anggrek Serang RT 14.
Melalui kegiatan ini, peserta diberi kepahaman mengenai bahaya hoax, cara memverifikasi informasi, serta langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan sebelum menyebarkan informasi kepada orang lain di media sosial ataupun secara langsung.
Kegiatan juga dilengkapi dengan kuis interaktif, pengisian kuesioner, dan pembagian doorprize untuk meningkatkan partisipasi peserta agar tidak terlihat membosankan.
Acara sosialisasi menargetkan sekitar 25 peserta dari lingkungan perumahan Puri Anggrek Serang RT 14. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih kritis dalam menerima informasi, tidak mudah terpengaruhi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, Hoax dan provokasi merupakan ancaman yang dapat merusak keharmonisan kehidupan bermasyarakat apabila tidak disikapi dengan bijak.
Di tengah derasnya arus informasi saat ini, setiap warga dituntut untuk menjadi masyarakat yang cerdas informasi, kritis dalam menerima berita, serta bertanggung jawab dalam menyebarkannya.
Dengan membiasakan diri untuk memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, kita dapat menjaga lingkungan perumahan tetap aman, nyaman, dan harmonis. Karena pada akhirnya, masyarakat yang cerdas informasi adalah kunci terciptanya lingkungan yang rukun, damai, dan saling percaya. ***



















