SERANG, PUBLISIA.ID – Semangat kepramukaan bergema melalui kegiatan Perkemahan Pramuka Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) yang diselenggarakan oleh AMBACANA (Ambalan dan Racana) Furtasan Ali Yusuf dan Sakti Andayani.
Mengusung tema “Berkemah, Berkarakter, dan Berkarya untuk Bangsa”, kegiatan ini menjadi wadah pembinaan generasi muda yang berintegritas, mandiri, kreatif, serta memiliki jiwa kepemimpinan.
Perkemahan yang diikuti oleh 322 anggota Pramuka semester 4 dilaksanakan di Lembah Gunung Sari (LGS) pada SAbtu 4 Juli 2026.
Berbagai kegiatan edukatif dan kompetitif diselenggarakan mulai dari upacara pembukaan, pelatihan kepemimpinan, penguatan karakter, keterampilan kepramukaan, permainan edukatif, api unggun, pentas seni, hingga refleksi kebangsaan.
Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan semangat berkarya bagi bangsa.
Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) Prof. Furtasan Ali Yusuf menyampaikan bahwa kegiatan perkemahan bukan sekadar aktivitas di alam terbuka, melainkan sarana pembentukan karakter yang efektif bagi mahasiswa.
“Perkemahan adalah ruang belajar kehidupan. Di sinilah peserta belajar hidup mandiri, disiplin, saling menghargai, peduli terhadap sesama, dan mencintai lingkungan.,” katanya.
Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk insan akademik yang berkarakter.
“Saya berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat,” tambahnya.
Ia mengajak seluruh anggota Pramuka untuk terus menjaga semangat persaudaraan dan menjadikan organisasi sebagai tempat mengasah kompetensi, kepemimpinan, dan pengabdian.
Empat kakak pembina, yaitu Kak Edi Haerullah, Kak Ratu Yustika Rini, Kak Aditya Rachman, dan Kak Tito Parta Wibowo, turut memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar senantiasa menjaga semangat kepramukaan sebagai bekal dalam kehidupan.
Kak Edi Haerullah menyampaikan bahwa Pramuka merupakan tempat terbaik untuk menempa karakter dan melatih kepemimpinan.
“Jadilah pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan siap menjadi teladan. Nilai-nilai yang diperoleh selama perkemahan harus terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Selanjutna Kak Ratu Yustuka Rini juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan rasa persaudaraan di antara seluruh anggota Pramuka.
“Keberhasilan sebuah organisasi lahir dari kerja sama yang baik. Bangun komunikasi yang harmonis, saling mendukung, dan terus belajar bersama,” katanya.
Kemudian Kak Aditya Rachman menekankan bahwa mahasiswa sebagai generasi muda harus terus mengembangkan kreativitas dan inovasi.
“Berkarya tidak selalu dimulai dari hal besar. Mulailah dari langkah sederhana, terus belajar, berlatih, dan jadilah generasi yang mampu memberikan manfaat bagi lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, Kak Tito Parta Wibowo mengajak seluruh peserta untuk menjaga semangat pengabdian kepada masyarakat.
“Pramuka mengajarkan kita untuk selalu hadir memberikan solusi, membantu sesama, dan menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi bangsa,” imbuhnya.
Kegiatan perkemahan ditutup dengan upacara penutupan dan pemberian penghargaan kepada peserta yang menunjukkan prestasi, kedisiplinan, kreativitas, dan semangat kebersamaan selama kegiatan berlangsung.
Diharapkan, seluruh peserta membawa pulang pengalaman berharga yang mampu memperkuat karakter, meningkatkan kompetensi kepemimpinan, serta menumbuhkan komitmen untuk terus berkarya demi kemajuan bangsa.
Melalui kegiatan ini, Ambalan dan Racana Furtasan Ali Yusuf dan Sakti Andayani FKIP Universitas Bina Bangsa kembali menegaskan komitmennya dalam membina generasi muda yang berjiwa Pramuka, berkarakter luhur, berwawasan kebangsaan, dan siap menjadi agen perubahan menuju Indonesia yang lebih maju. ***



















