Home / Pendidikan

Minggu, 1 Februari 2026 - 21:21 WIB

Gubernur Andra Soni Harap Alumni Daar El-Qolam Tingkatkan Kontribusi ke Masyarakat

TANGERANG, PUBLISIA.ID – Gubernur Banten Andra Soni meminta para alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Daar El-Qolam dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berbagai pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Apalagi, alumni El-Qolam tersebar di berbagai daerah dan berperan di berbagai bidang mulai dari legislatif, yudikatif dan eksekutif, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Peran mereka, sangat besar dalam penentuan sebuah kebijakan.

“Misalnya yang saya kenal seperti Bapak Muhlis dari PDIP, Abah Eko dari Demokrat, dan Pak Suparman dari Golkar serta ada juga Pak Oong dari Gerindra. Mereka semua konsen pada isu-isu sosial dan kemasyarakatan,” kata Andra Soni saat membuka kegiatan Musyawarah Besar (Mubes) alumni Ponpes Daar El-Qolam, Gintung, Jayanti, Kabupaten Tangerang, Minggu (1/2/2026).

Baca Juga  Hadiri Gelar Karya di SD Living Alquran Qothrotul Falah, Kadis Pendidikan Imbau Ayah Ambil Raport

Bahkan, Andra Soni mengakui bahwa ada alumni Daar El-Qolam yang memiliki peran pada dirinya, khususnya mengenai belajar debat, teknik pidato, serta mengatur strategi. Maka dari itu, sebagai alumni yang terpelajar, ia berharap alumni Daar El-Qolam dapat memberikan analisis isu-isu strategis untuk mengembangkan kebijakan publik yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan riil masyarakat.

“Serta melakukan berbagai aktivitas pemberdayaan masyarakat untuk pengembangan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan,” jelasnya.

Terakhir, Andra Soni menegaskan jika Pemprov Banten saat ini tengah fokus dalam pengembangan program pendidikan dan keagamaan, terutama dalam hal peningkatan kapasitas pesantren.

Baca Juga  Selamat, UNIBA Terima SK Studi Doktoral Ilmu Manajemen

“Untuk mengoptimalkan itu, kami membentuk Biro Kesejahteraan Rakyat untuk lebih fokus pada fasilitasi Ponpes di Provinsi Banten,” imbuhnya.

Pengurus Ponpes Daar El-Qolam Adrian Mafatihullah Karim menegaskan jika para alumni di mana pun berada harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena apa pun profesinya saat ini, para alumni tetaplah santri yang diajarkan bagaimana berkehidupan sosial, bermanfaat bagi sesama, serta taat pada orang tua dan kiai.

“Yang kami ajarkan kepada santri hanya ilmu. Ilmu yang menjadi bekal untuk masa depan serta akhirat nanti,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

KKM Uniba 79 Bedah Kasus Narkoba Cyberbullying dan Sexting

Pendidikan

Uniba Perkuat Kualitas dan Mutu sebagai Identitas Kampus

Pendidikan

KKM Uniba di Kabupaten Serang Diharapkan Ciptakan Model Penanganan Sampah

Pendidikan

322 Pramuka Uniba Ikuti Perkemahan Edukatif dan Kreatif

Pendidikan

1.503 Peserta Ikut Tes Potensi Akademik Mahasiswa Baru Uniba

Pendidikan

Mahasiswa Komunikasi Uniba Gelar Workshop Creative Skills Tingkatkan Kompetensi Kreatif

Pendidikan

Mahasiswa Komunikasi Uniba Gali Potensi Pemain Muda Berbakat di Tangerang Bersama Coach Alif Dafa

Pendidikan

Gebrakan Mahasiswa Komunikasi Uniba di Desa Ranjeng: Melangkah Sehat Meraih Hebat