SERANG, PUBLISIA.ID – Pemerintah Kabupaten Serang di bawah kepemimpinan Bupati Ratu Rachmatuzakiyah dan Wakil Bupati Muhammad Najib Hamas terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan publik, salah satunya melalui program optimalisasi penerangan jalan umum (PJU). Dalam kurun satu tahun, program tersebut telah menyentuh 20 kecamatan dengan capaian signifikan.
Dinas Perhubungan Kabupaten Serang mencatat, pemeliharaan lampu jalan berhasil mencapai 1.025 unit atau 128 persen dari target yang ditetapkan. Selain itu, pembangunan PJU baru sebanyak 555 titik juga telah direalisasikan, tersebar di wilayah Rayon Cikande, Serang, Anyer hingga Cilegon.
Tidak hanya fokus pada penerangan, Dishub Kabupaten Serang juga melakukan pemasangan marka jalan sepanjang 17.190 meter, termasuk di kawasan krusial seperti lingkungan Pasar Baros. Upaya ini diperkuat dengan pemasangan 116 rambu lalu lintas standar dan penunjuk arah serta 20 unit Rambu Pendahulu Petunjuk Jurusan (RPPJ) guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Serang, Benny Yuarsa mengatakan, program ini merupakan bagian dari upaya nyata pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Program ini kami jalankan di bawah kepemimpinan Ibu Bupati dan Bapak Wakil Bupati sebagai bagian dari visi besar Serang Bahagia. Kami ingin memastikan masyarakat merasakan langsung manfaat dari pembangunan, terutama dalam hal keselamatan dan kenyamanan berlalu lintas,” ujarnya.
Menurut Benny, keberhasilan program ini juga tidak lepas dari upaya efisiensi dan optimalisasi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah daerah.
“Di tengah efisiensi dan keterbatasan anggaran, kami tetap berupaya maksimal menghadirkan layanan terbaik. Program penerangan jalan ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi bentuk kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.
Selain itu, Dishub juga menempatkan personel di 21 titik rawan kemacetan pada jam sibuk untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas. Langkah ini dinilai efektif dalam mengurai kepadatan kendaraan di sejumlah titik strategis.
Benny menambahkan, aspek keselamatan menjadi prioritas utama, khususnya di perlintasan sebidang kereta api. Dishub Kabupaten Serang telah mengerahkan 75 petugas di 15 titik lokasi strategis, dengan capaian program mencapai 100 persen.
“Penjagaan perlintasan ini menjadi bentuk komitmen kami dalam melindungi nyawa masyarakat. Alhamdulillah, dampaknya sangat terasa dengan menurunnya angka kecelakaan secara signifikan,” ungkapnya.
Ia berharap, program ini dapat terus didukung oleh masyarakat dengan menjaga fasilitas yang telah dibangun serta meningkatkan kesadaran dalam berlalu lintas.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memanfaatkan fasilitas ini dengan baik. Pembangunan akan lebih bermakna jika dirawat bersama,” tuturnya. (ADV)



















