Home / Advetorial

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:00 WIB

Tahun 2026, Pemkab Serang Targetkan Penanganan Rutilahu Tembus 1.000 Unit

SERANG, PUBLISIA.ID – Sepanjang 2026 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menargetkan penangan rumah tidak layak huni atau Rutilahu sebanyak seribu unit. Program ini disebut menjadi prioritas masa kepemimpinan Bupati Ratu Rachmatuzakiyah dan Wakil Bupati Najib Hamas.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Serang, Okeu Oktaviana. Ia menyebutka bahwa penanganan rutilahu telah berjalan sejak 2013. Dinas Perkim mencatat, hingga 2023, total sekitar 14.900 unit rumah telah ditangani.

“Pada 2024 kami lakukan pendataan ulang, dan masih terdapat 8.196 rutilahu di Kabupaten Serang,” kata Okeu.

Menurut dia, pada 2025 penanganan dilakukan secara kolaboratif melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), bantuan Pemerintah Provinsi Banten, Baznas, hingga program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Total rumah yang tertangani pada 2025 mencapai 457 unit.

Rinciannya, 218 unit dari APBD Kabupaten Serang, 90 unit dari APBN, 39 unit dari Pemprov Banten, serta 110 unit dari Baznas, CSR, dan koperasi. “Sehingga di akhir 2025 masih tersisa 7.122 unit rutilahu,” ujarnya.

Baca Juga  Diskominfo Kabupaten Serang Latih Pengelola Website Puskesmas

Memasuki 2026, Pemkab Serang mengalokasikan penanganan 318 unit melalui APBD, yang terdiri dari 300 unit program reguler dan 18 unit program rumah mendesak. Program mendesak ini ditujukan bagi korban bencana atau warga dengan kondisi hunian yang sangat tidak layak.

Selain itu, Pemkab Serang juga memperoleh dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Awalnya, Kabupaten Serang mendapatkan alokasi 400 unit, yang kemudian bertambah menjadi 500 unit, dan akhirnya disepakati meningkat menjadi 663 unit melalui koordinasi dengan pemerintah provinsi.

“Kalau digabung dengan APBD, jumlahnya sudah mendekati 1.000 unit,” kata Okeu.

Tambahan bantuan juga berasal dari CSR, antara lain dari perbankan dan perusahaan swasta, serta dukungan terbatas dari Pemprov Banten. Jika seluruh sumber digabung, termasuk kontribusi Baznas sekitar 98 unit, total penanganan rutilahu pada 2026 diperkirakan mencapai sekitar 1.100 unit.

Baca Juga  Kerjasama Penanganan PPKS Penyandang Disabilitas dan Lanjut Usia Terlantar Antara Dinas Sosial Kabupaten Serang dengan Sentra Galih Pakuan Kementerian Sosial

“Dengan angka itu, sisa rutilahu pada akhir 2026 diproyeksikan turun menjadi sekitar 6.022 unit,” ujarnya.

Okeu menjelaskan, sebagian besar program rutilahu bersifat stimulan, dengan bantuan sekitar Rp25 juta per unit. Skema ini mengandalkan partisipasi masyarakat melalui swadaya, seperti pemanfaatan kembali material rumah lama dan gotong royong tenaga kerja.

Namun, untuk program rumah mendesak dan sebagian bantuan CSR, pembangunan dilakukan secara penuh hingga rumah siap huni. “Kalau program mendesak itu terima kunci, tidak ada swadaya,” kata dia.

Total anggaran dari APBD untuk program rutilahu reguler pada 2026 mencapai sekitar Rp7,5 miliar, ditambah sekitar Rp780 juta untuk program rumah mendesak.

Okeu optimistis target penanganan rutilahu dapat melampaui target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). “Target RPJMD sekitar 351 unit, tapi dengan kolaborasi berbagai pihak, tahun ini bisa tembus di atas 1.000 unit,” ucapnya. (ADV)

Share :

Baca Juga

Advetorial

Disdukcapil Kabupaten Serang Ingatkan Pendatang Baru Wajib Lapor Selama 2X24 Jam

Advetorial

Disdukcapil Kabupaten Serang Lakukan PKS dengan RS Citra Arafiq Perluas Program Inovasi Balung Anak

Advetorial

Disdukcapil Kabupaten Serang Layani 991 Adminduk di Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama

Advetorial

Pemkab Serang Waspadai Lonjakan Urbanisasi, Tekankan Harus Miliki Keterampilan

Advetorial

Rapat Forkopimda, Kadis Kesbangpol Kabupaten Serang H. Haryadi, S.Sos., M.Si., Sampaikan Berbagai Persiapan hingga Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Serang

Advetorial

DPKD Kabupaten Serang Gelar Lomba Bertutur 2026, Dorong Budaya Baca Anak Sejak Dini

Advetorial

DPKD Kabupaten Serang Hadirkan Spot Baca Digital Berbasis Barcode, Dorong Akses Literasi Lebih Mudah

Advetorial

DPMD Kabupaten Serang Siap Terapkan Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi