SERANG, PUBLISIA.ID – Universitas Bina Bangsa (UNIBA) menjalin kerja sama strategis dengan sejumlah lembaga di Provinsi Banten sebagai upaya memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi serta meningkatkan kontribusi kampus terhadap pembangunan masyarakat.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama Yayasan Riyadul Qalbi, Ikatan Penilik Indonesia (IPI), KONI Kabupaten Serang, Yayasan Pendidikan Al-Firman Syah, dan PCNU Kota Serang yang berlangsung di Ruang Rapat Gedung D Lantai 1 UNIBA.
Kolaborasi ini difokuskan pada penguatan tridarma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kerja sama diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan riset terapan, pembinaan generasi muda, serta pemberdayaan masyarakat berbasis kebutuhan daerah.
Rektor Universitas Bina Bangsa, Prof. Dr. Bambang D. Suseno, mengatakan kerja sama tersebut tidak boleh berhenti pada aspek administratif semata, tetapi harus diwujudkan melalui program-program nyata yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“UNIBA berkomitmen menjadikan kerja sama ini sebagai ruang kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan. Tridarma perguruan tinggi harus hadir dalam bentuk kegiatan nyata, baik melalui pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat,” ujar Bambang dalam sambutannya.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk hadir di tengah masyarakat melalui inovasi, pengembangan ilmu pengetahuan, serta pemberdayaan sosial yang relevan dengan kebutuhan daerah.
Sementara itu, Pembina Yayasan UNIBA, Furtasan Ali Yusuf, menegaskan bahwa kemitraan lintas lembaga menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia dan agen perubahan sosial.
Ia menyebut, tantangan pembangunan daerah saat ini membutuhkan kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi, organisasi masyarakat, lembaga pendidikan, hingga organisasi kepemudaan dan olahraga.
“Perguruan tinggi tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi lintas sektor agar pengembangan pendidikan, riset, dan pengabdian benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.
Dari unsur organisasi keagamaan, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Serang, KH. Saifun Nawasi, menyambut baik kerja sama tersebut sebagai langkah positif dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan organisasi kemasyarakatan keagamaan.
Menurutnya, kemitraan dengan perguruan tinggi menjadi penting dalam membangun kualitas generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki nilai moral, sosial, dan keagamaan.
“Kami berharap kerja sama ini dapat melahirkan program-program pemberdayaan masyarakat, penguatan pendidikan, dan pembinaan generasi muda yang memberikan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Sekretaris PCNU Kota Serang, Akbarudin. Ia menilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan organisasi masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kegiatan bersama yang berkelanjutan, terutama dalam penguatan literasi, pendidikan masyarakat, dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia,” katanya.
Melalui kerja sama tersebut, UNIBA bersama para mitra menargetkan lahirnya berbagai program kolaboratif seperti seminar, pelatihan, pendampingan masyarakat, penelitian bersama, pengembangan kapasitas lembaga, hingga pengabdian mahasiswa dan dosen di berbagai bidang strategis.
Kerja sama ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat Banten, khususnya di wilayah Serang dan sekitarnya. (*)



















