SERANG, PUBLISIA.ID – PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten telah melaksanakan public expose tahun 2026 pada hari Selasa, 28 April 2026. Dilaksanakan di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten (KP3B), Jl. Syekh Nawawi Al-Bantani, Kota Serang, kegiatan ini dihadiri oleh media, investor, analis, pemegang saham, dan masyarakat umum.
Pemaparan public expose tersebut dilakukan oleh Direktur Utama Muhammad Busthami dan Direktur Kepatuhan Eko Virgianto, yang didampingi oleh Direktur Bisnis Slamet Riyadi* dan Direktur Operasional Purbaju Basuki*.
Dalam paparannya, Direktur Utama Muhammad Busthami menyampaikan bahwa Bank Banten kembali melanjutkan tren kinerja positif yang tumbuh dan melesat hingga tahun 2025. Total aset Bank Banten berhasil menembus angka Rp10,001 triliun, meningkat sebesar 32,49% secara year-on-year (YoY), didorong oleh ekspansi kredit yang signifikan serta peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK).
Penyaluran kredit tumbuh dari Rp3,85 triliun pada 2024 menjadi Rp5,06 triliun di tahun 2025, atau naik sekitar 32% YoY. Sejalan dengan itu, DPK tumbuh menjadi Rp6,42 triliun, meningkat 32,21% YoY.
Kinerja laba bersih pun terus menunjukkan tren positif yang konsisten, dari Rp26,59 miliar (2023), Rp39,33 miliar (2024), hingga mencapai Rp52,52 miliar di tahun 2025 atau tumbuh 33,55% YoY.
Muhammad Busthami juga memaparkan capaian strategis terkait permodalan, yakni efektifnya Kelompok Usaha Bank (KUB) antara Bank Banten dan Bank Jatim sejak 15 Desember 2025. Melalui KUB ini, Bank Banten secara teknis perbankan telah memenuhi ketentuan Modal Inti Minimum Rp3 triliun sesuai regulasi OJK. “Efektifnya KUB membuat Bank Banten semakin siap untuk mengelola RKUD dan akan lebih optimal melayani transaksi perbankan bagi masyarakat dan pemerintah daerah se-Provinsi Banten,” ujar Busthami.
Selain itu, ia memaparkan progres pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) yang kini telah melibatkan empat pemerintah daerah, yakni Pemerintah Provinsi Banten (sejak 2016), Pemerintah Kabupaten Lebak (sejak 2024), Pemerintah Kota Serang (sejak 2024), dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang (sejak Desember 2025). Total potensi pengelolaan keuangan daerah yang dapat dijangkau Bank Banten di seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten mencapai lebih dari Rp41 Triliun.
Dari sisi rasio keuangan, kualitas aset terus membaik. NPL masih terjaga dibawah batasan yang ditentukan otoritas. Sementara rasio kecukupan modal (KPMM) berada di level 36,73%, jauh di atas ketentuan minimum.
Sementara itu, Direktur Kepatuhan Eko Virgianto memaparkan sejumlah aspek operasional, jaringan, produk dan layanan, serta pencapaian Bank Banten. Baik dari sisi jaringan kantor dan layanan digital. Bank Banten terus mengembangkan layanan melalui aplikasi Jawara Mobile dan QRIS sebagai kanal pembayaran digital.
Eko Virgianto juga menyampaikan Strategi utama 2026 bertumpu pada empat pilar yang pertama, penguatan dan pertumbuhan bisnis berkualitas dan berkelanjutan, kedua, penguatan sinergi, kolaborasi dan kemitraan strategis, ketiga peningkatan service excellence & operational excellence, dan yang keempat penguatan human capital yang berintegritas, profesional, dan produktif.
Pada sesi tanya jawab, manajemen menegaskan komitmennya untuk terus memperluas pengelolaan RKUD di seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten sebagai bagian dari misi menjadi salah satu dari lima BPD terbesar di Indonesia.
Pada sesi tanya jawab, manajemen menegaskan komitmennya untuk terus memperluas pengelolaan RKUD di seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten sebagai bagian dari misi menjadi salah satu dari lima BPD terbesar di Indonesia. Manajemen juga mengajak seluruh pemerintah daerah di Provinsi Banten untuk dapat bersinergi dan mempercayakan pengelolaan RKUD kepada Bank Banten sebagai bank milik daerah, guna memperkuat kemandirian fiskal dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Sebagai penutup, ditegaskan bahwa bank yang kuat tidak dibentuk oleh hasil yang cepat, melainkan melalui proses yang benar dan bersama berkomitmen dalam menjaga keberlanjutan Kesehatan perusahaan yang tegas, objektif, untuk mewujudkan Bank Banten yang tumbuh “Melesat, Kuat, Hebat.



















