Home / Pemerintahan

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:19 WIB

Warga Terdampak Tak Merasa Ditinggalkan Saat Banjir, Ini Pengakuan Ketua RT

CILEGON, PUBLISIA.ID – Warga terdampak banjir di Kota Cilegon mengaku tidak merasa ditinggalkan saat banjir melanda wilayah mereka beberapa waktu lalu. Setidaknya itu disampaikan oleh Ketua RT 04 RW 03 Lingkungan Sambirata, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Maskun.

Ia mengatakan, sejak banjir terjadi hingga masa pascabanjir, bantuan dari pemerintah terus mengalir. Terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.

“Alhamdlillah penanganan pascabanjir cukup baik. Kebutuhan makanan warga dicukupi, sehari tiga kali bahkan malam juga ada yang mengantar. Dari pemerintah kota hingga kelurahan sangat responsif,” katanya, Rabu (14/1/2026).

Maskun menuturkan, aparat gabungan dari kelurahan, kecamatan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, hingga jajaran kepolisian dari Polres Cilegon turun langsung membantu proses evakuasi dan penanganan darurat. Bahkan Walikota Cilegon Robinsar juga sempat meninjau lokasi banjir.

Baca Juga  Gubernur Andra Soni Lepas Lomba Lari Ekbispar Banten 5K 2025

“Tidak ada yang diam, semua turun. Mulai dari kelurahan, kecamatan, Babinsa, sampai kepolisian. Bahkan Pak Walikota juga ke sini saat banjir. Jadi warga merasa tidak ditinggalkan,” ujarnya.

Terkait hal ini, Sekretaris PMI Kota Cilegon Ujang Samsul, mengatakan jika sejak 11 Januari 2026 pihaknya telah menyalurkan bantuan langsung kepada masyarakat.

“Sejak tanggal 11 kemarin kami support langsung kepada masyarakat. Di Lingkungan Sambirata sendiri kami distribusikan 123 nasi box per hari,” katanya ditemui di Kantor PMI Kota Cilegon, Rabu (14/1/2026).

Fokus utama PMI Kota Cilegon saat ini, kata Ujang, berada di wilayah Karang Tengah, Kecamatan Cibeber, yang masih membutuhkan dukungan konsumsi. Karena sebagian warga belum dapat memasak akibat kondisi rumah yang terdampak banjir.

Baca Juga  Dukung Swasembada Pangan, Gubernur Banten Andra Soni: Produksi Padi Banten 2025 Melonjak 16,84 Persen

“Sampai sekarang, di Karang Tengah belum surut. Sehingga warga masih membutuhkan bantuan pangan,” jelasnya.

Sementara untuk dukungan kesehatan, PMI Kota Cilegon terus berkoordinasi dengan puskesmas setempat yang membuka layanan 24 jam. PMI Kota Cilegon, lanjut Ujang, turut menyiagakan relawan dokter dan perawat serta menyiapkan stok obat-obatan dasar untuk membantu pelayanan kesehatan warga.

“Kalau puskesmas membutuhkan tambahan tim di titik tertentu, baru kami turunkan. Kami sifatnya membantu dan mendukung sesuai kemampuan yang ada,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Atensi Penuh Pemerintah Pusat: Menhub dan Wamenhub Intens Tinjau Pelabuhan Ciwandan Kawal Angkutan Lebaran 2026

Pemerintahan

Ketua TP PKK Lampung Ucapkan Selamat untuk Peratin Talang Bamban, Dorong Pengembangan Wisata

Pemerintahan

Menteri Perhubungan Tinjau Pelabuhan Ciwandan, Pastikan Kelancaran Angkutan Lebaran 2026 Berjalan Optimal

Pemerintahan

Pemkot Cilegon Berangkatkan 50 Bus Mudik Gratis Penuh Berkah, Layani Lebih dari 2.000 Pemudik

Pemerintahan

8 Tahun Terkatung-katung, Polemik Lahan SDN Inpres Cikeusal Tuntas di Era Bupati Ratu Zakiyah

Pemerintahan

Wagub Dimyati Bahas Penguatan Bangsa di Forum Kebangsaan Bersama Menkopolkam

Pemerintahan

Pererat Sinergi, Gubernur Andra Soni Hadiri Safari Ramadan di Polda Banten

Pemerintahan

Mantan Napiter ICT, BPU dan GCB Pererat Silaturahmi Ramadan, Serukan Persatuan Bangsa