Home / Pemerintahan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 01:55 WIB

Mantan Napiter ICT, BPU dan GCB Pererat Silaturahmi Ramadan, Serukan Persatuan Bangsa

PANDEGLANG, PUBLISIA.ID – Para mantan Narapidana Terorisme (Napiter) yang tergabung dalam Indonesia Contra Teror (ICT) dan Banten Peduli Umat (BPU), menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama di salah satu Rumah Makan, di Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Senin (2/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri sejumlah anggota ICT dan tokoh masyarakat sebagai bagian dari upaya mempererat kebersamaan sekaligus menegaskan komitmen menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) selama bulan Suci Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Ketua Indonesia Contra Teror (ICT), Syalindra Adi Sapta, mengajak masyarakat Banten untuk bersama-sama menjaga kondusivitas lingkungan di wilayah masing-masing.

Menurutnya, stabilitas keamanan masyarakat menjadi salah satu kunci penting dalam mewujudkan cita-cita besar bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga  Terima LHP BPK, Bank Banten Terus Perkuat Tata Kelola dan Akuntabilitas

“Kita bisa bersama-sama menuju Indonesia Emas di tahun 2045,” ujar Sapta.

Ia menegaskan bahwa para anggota ICT berkomitmen untuk terus berperan aktif menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing selama Ramadan hingga Idul Fitri.

Menjaga situasi Kamtibmas agar senantiasa terhindar dari bahayanya paham radikal, Intoleran dan Terorisme.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Ketua Green Community Banten (GCB), Qomar Kuntadi, menyinggung situasi geopolitik dunia, khususnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran yang saat ini tengah memanas.

Dirinya  menilai konflik tersebut bukanlah persoalan agama, melainkan lebih didorong oleh kepentingan ekonomi dan geopolitik.

Baca Juga  Disdukcapil Kabupaten Serang Lakukan PKS dengan RS Citra Arafiq Perluas Program Inovasi Balung Anak

“Sesungguhnya perang ini tidak ada hubungannya dengan agama dan keyakinan kita semua. Ini murni perang ekonomi terkait otoritas dan perdagangan minyak di kawasan itu. Karena itu kita harus hati-hati,” tegasnya.

Qomar juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang beredar di media, terutama di era teknologi informasi yang berkembang pesat.

Ia mencontohkan bahwa teknologi seperti kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini dapat memproduksi berbagai konten informasi dengan cepat.

“Pandang semuanya secara positif dan objektif. Jaga lingkungan kita, karena Indonesia tidak bisa maju tanpa kesadaran kita semua. Sekarang kita harus maju bersama untuk Indonesia,” tuturnya. (sdk/red)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Program Sekolah Gratis Andra Soni Dongkrak Minat Siswa ke Sekolah Swasta

Pemerintahan

Pemkot Cilegon Gencarkan Sidak Pasar Jelang Idul Adha 1447 H

Pemerintahan

Dinas Pariwisata Banten Gandeng Wartawan Promosikan Destinasi Wisata dan Dongkrak Kunjungan Wisatawan

Pemerintahan

MUI Kabupaten Serang Puji Sikap Bupati, Tolak Rumah dan Mobil Dinas demi Kepentingan Rakyat

Pemerintahan

Rakor Forkopimda, Bupati Serang Bahas Berbagai Isu Jelang Idul Adha

Pemerintahan

Pemkot Cilegon dan OJK Banten Perkuat Sinergi Percepatan Akses Keuangan Daerah

Pemerintahan

Tahap Awal, Bank Banten Dipercaya Kelola BLUD RSUD Cilegon

Pemerintahan

Wali Kota Cilegon Robinsar Tingkatkan Komitmen Kesejahteraan Buruh