Home / Pemerintahan

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:58 WIB

Upacara Hari Kesadaran Nasional, Walikota Robinsar Dorong Pelayanan Publik Lebih Optimal

CILEGON, PUBLISIA.ID – Pemerintah Kota Cilegon menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Ibu bertempat di halaman Kantor Walikota Cilegon, Rabu (17/12/2025).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Cilegon Robinsar dan diikuti oleh jajaran ASN serta Pejabat Eselon II dan III di Lingkungan Pemerintah Kota Cilegon.

Dalam amanatnya, Robinsar menegaskan bahwa Hari Kesadaran Nasional merupakan momentum refleksi bagi aparatur sipil negara untuk meneguhkan kembali jati diri dan tanggung jawab sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Ia menekankan pentingnya integritas, disiplin, loyalitas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pemerintahan khususnya pelayanan publik.

“Hari Kesadaran Nasional merupakan saat yang tepat bagi kita semua khususnya ASN untuk merefleksikan jati diri dan tanggung jawabnya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Momentum ini mengingatkan kita akan pentingnya integritas, disiplin, loyalitas serta profesionalisme dalam menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Robinsar juga menyampaikan bahwa upacara tersebut merupakan apel terakhir pada tahun 2025. Oleh karena itu, Ia mengajak seluruh ASN, camat, lurah dan perangkat daerah untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja selama satu tahun terakhir sekaligus memperbaiki berbagai hal yang dinilai belum optimal.

“Kita saat ini sudah berada di penghujung tahun, mungkin upacara terakhir ya, di tahun 2025. Tentunya, di penghujung tahun ini kita sama-sama refleksi diri apa yang sudah kita lakukan selama setahun, jika mungkin ada yang belum optimal kita harus optimalkan. Semoga di tahun depan nanti kita bisa lebih maksimal lagi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Cilegon,” ungkapnya.

Baca Juga  Di Kongres Perhimpunan Dokter, Wagub Dimyati Apresiasi Pengabdian Dokter

Terkait kondisi cuaca tahun ini, Robinsar meminta ASN di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon untuk lebih hadir di tengah masyarakat, khususnya yang bertugas langsung di lapangan. Menurutnya, kehadiran pemerintah sangat penting dalam merespons potensi bencana dan permasalahan di lingkungan.

Oleh karena itu, Ia menghimbau kepada camat, lurah dan OPD terkait untuk turun langsung ke masyarakat, melakukan koordinasi serta memastikan penanganan cepat dan tepat apabila terjadi musibah.

“Pada prinsipnya, ASN disumpah untuk mengabdikan diri untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat jangan mementingkan kepentingan pribadi. Apalagi hari ini di tengah cuaca yang kurang menentu, saya minta kita semua memiliki peran aktif. Camat, lurah khususnya yang ada di lapangan yang ada langsung di masyarakat saya minta lebih hadir lagi, ketika ada potensi bencana atau lingkungan yang terkena bencana musibah harus hadir di tempat,” katanya.

Baca Juga  Hari Jadi ke-499, Bupati Ratu Zakiyah Paparkan Misi Pembangunan Kabupaten Serang 5 Tahun ke Depan

Dalam kesempatan itu, Robinsar juga turut menyampaikan kabar positif terkait kondisi keuangan daerah Kota Cilegon. Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 Pemerintah Kota Cilegon tidak mengalami defisit anggara seperti yang terjadi di tahun lalu.

“Berkat efisiensi belanja dan komitmen seluruh perangkat daerah alhamdulilah tahun ini kita tidak lagi mengalami defisit anggaran. Saya sampaikan apresiasi kepada seluruh ASN dan OPD yang telah berkontribusi dalam pengelolaan keuangan daerah, sehingga hak-hak masyarakat dapat terpenuhi dan tidak terjadi defisit anggaran seperti tahun sebelumnya,” ucapnya.

Menutup amanatnya, Robinsar menegaskan bahwa Pemerintah Kota Cilegon ke depan akan memprioritaskan anggaran pada kebutuhan dasar masyarakat, di antaranya penanganan rumah tidak layak huni, pembangunan infrastruktur dan sektor pendidikan. Ia juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk membatasi kegiatan yang bersifat seremonial serta fokus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Di tahun 2026 dana transfer ke daerah diperkirakan akan berkurang sekitar Rp 235 miliar. Oleh sebab itu, saya minta kepada seluruh perangkat daerah untuk lebih bijak lagi dalam penggunaan anggaran, terutama menekan belanja yang tidak prioritas atau kegiatan yang bersifat seremonial, sebab tahun depan kita fokuskan anggaran untuk kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Atensi Penuh Pemerintah Pusat: Menhub dan Wamenhub Intens Tinjau Pelabuhan Ciwandan Kawal Angkutan Lebaran 2026

Pemerintahan

Ketua TP PKK Lampung Ucapkan Selamat untuk Peratin Talang Bamban, Dorong Pengembangan Wisata

Pemerintahan

Menteri Perhubungan Tinjau Pelabuhan Ciwandan, Pastikan Kelancaran Angkutan Lebaran 2026 Berjalan Optimal

Pemerintahan

Pemkot Cilegon Berangkatkan 50 Bus Mudik Gratis Penuh Berkah, Layani Lebih dari 2.000 Pemudik

Pemerintahan

8 Tahun Terkatung-katung, Polemik Lahan SDN Inpres Cikeusal Tuntas di Era Bupati Ratu Zakiyah

Pemerintahan

Wagub Dimyati Bahas Penguatan Bangsa di Forum Kebangsaan Bersama Menkopolkam

Pemerintahan

Pererat Sinergi, Gubernur Andra Soni Hadiri Safari Ramadan di Polda Banten

Pemerintahan

Mantan Napiter ICT, BPU dan GCB Pererat Silaturahmi Ramadan, Serukan Persatuan Bangsa