Home / Pemerintahan

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:58 WIB

SILPA Rp80 M Terungkap, Pemkot Cilegon Janji Benahi Perencanaan Anggaran

CILEGON, PUBLISIA.ID – Pemkot Cilegon mencatat adanya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) sekitar Rp80 miliar. Itu merupakan hasil evaluasi pelaksanaan program OPD Tahun Anggaran 2025, sebagai dasar persiapan perencanaan anggaran tahun berikutnya agar lebih efektif dan akurat. Evaluasi sendiri dilaksanakan pada Senin (5/1/2026) di Aula Setda Pemkot Cilegon.

Hadir dalam rapat, Walikota Cilegon Robinsar, Wakil Walikota Cilegon Fajar Hadi Prabowo, Plt Sekda Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra, serta seluruh kepala OPD di lingkungan Pemkot Cilegon.

Plt Sekda Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra  mengatakan, SILPA tersebut terjadi karena dua faktor  utama, yakni pendapatan daerah yang melampaui target serta adanya efisiensi belanja.

Baca Juga  Kunjungi SDN Sukamaju, Bupati Ratu Zakiyah Intruksikan Segera Dibangun

“PAD Cilegon secara keseluruhan melebihi target, di atas 100 persen. Selain itu, belanja-belanja yang tidak terlalu penting kami efisiensikan, sehingga menghasilkan SILPA yang cukup,” katanya saat ditemui usai rapat.

Menurut Aziz, rapat evaluasi sendiri dilakukan untuk melihat kinerja OPD sepanjang 2025. Termasuk menyoroti program yang masih kurang optimal agar bisa diperbaiki ke depan, khususnya dari sisi ketepatan waktu, perencanaan, dan administrasi.

“Kami ingin mendorong agar susunan perencanaan anggaran setiap OPD tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Cilegon Fajar Hadi Prabowo menegaskan pentingnya perbaikan sistem perencanaan anggaran agar tidak lagi berbasis asumsi.

Baca Juga  Disdukcapil Kabupaten Serang Jemput Bola Layanan Adminduk, Ratusan Warga Cinangka Antusias

“Ke depan, potensi pendapatan harus benar-benar dihitung dengan kertas kerja yang jelas. Jangan berasumsi. Semua harus realistis dan sesuai kondisi lapangan,” tegasnya.

Wakil Walikota juga menekankan perlunya penyesuaian harga satuan belanja agar sesuai dengan harga pasar. Menurutnya, hal tersebut penting untuk mencegah pemborosan anggaran dan ketepatan harga per satuan anggaran.

“Kalau di pasaran harganya segitu, jangan sampai dianggarkan jauh lebih tinggi. Kami ingin anggaran benar-benar efektif dan fokus pada kebutuhan, bukan keinginan,” ujarnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Atensi Penuh Pemerintah Pusat: Menhub dan Wamenhub Intens Tinjau Pelabuhan Ciwandan Kawal Angkutan Lebaran 2026

Pemerintahan

Ketua TP PKK Lampung Ucapkan Selamat untuk Peratin Talang Bamban, Dorong Pengembangan Wisata

Pemerintahan

Menteri Perhubungan Tinjau Pelabuhan Ciwandan, Pastikan Kelancaran Angkutan Lebaran 2026 Berjalan Optimal

Pemerintahan

Pemkot Cilegon Berangkatkan 50 Bus Mudik Gratis Penuh Berkah, Layani Lebih dari 2.000 Pemudik

Pemerintahan

8 Tahun Terkatung-katung, Polemik Lahan SDN Inpres Cikeusal Tuntas di Era Bupati Ratu Zakiyah

Pemerintahan

Wagub Dimyati Bahas Penguatan Bangsa di Forum Kebangsaan Bersama Menkopolkam

Pemerintahan

Pererat Sinergi, Gubernur Andra Soni Hadiri Safari Ramadan di Polda Banten

Pemerintahan

Mantan Napiter ICT, BPU dan GCB Pererat Silaturahmi Ramadan, Serukan Persatuan Bangsa