Home / Pemerintahan

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:50 WIB

Dari Sampah Jadi Tabungan, Program Kolase Cilegon Targetkan 120 Sekolah Tahun Ini

CILEGON, PUBLISIA.ID – Sampah kini bukan lagi sekadar limbah, tetapi bisa menjadi tabungan bagi pelajar. Melalui program Kolase (Ekonomi Sirkular di Sekolah), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon menargetkan 120 sekolah untuk menerapkan pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular pada tahun ini.

Kepala DLH Kota Cilegon Sabri Mahyudin mengatakan, target tersebut merupakan arahan langsung Wali Kota Cilegon Robinsar. Wali Kota menurut Sabri, telah meminta agar program Kolase diperluas ke 100 sekolah tambahan setelah tahap awal berjalan positif.

“Pak Wali tugaskan kami agar Kolase diperluas menjadi 120 sekolah. Saat ini kami sudah masuk tahap kedua di 16 sekolah, setelah tahap pertama melibatkan 4 sekolah,” kata Sabri dilingkungan  kantor DLH, Selasa (27/1/2026).

Sabri menjelaskan, program Kolase dijalankan melalui kolaborasi DLH Kota Cilegon, PT Chandra Asri, Bank Sampah, dan perbankan. Hasil penjualan sampah selanjutnya dibayarkan melalui rekening, sehingga benar-benar menjadi tabungan bagi siswa atau sekolah.

Baca Juga  Menaker Yassierli Buka PBL, Wabup Najib Bangun Sinergi dengan BBPVP Serang

“Chandra Asri membiayai edukator dan evaluator yang selama enam bulan mendampingi sekolah, memberikan edukasi, melakukan pengawasan, hingga evaluasi program,” ujarnya.

Tak hanya berdampak ekonomi, program ini juga memberikan edukasi lingkungan secara masif. Pada tahap pertama, tercatat 35.000 orang telah teredukasi dengan total nilai sampah terkumpul Rp37 juta. Sementara tahap dua saat ini telah mengedukasi 2.568 orang dengan nilai sampah mencapai Rp17 juta.

“Anak-anak belajar memiliah sampah. Bahkan orang tua ikut menitipkan sampah dari rumah. Ini membentuk budaya baru di lingkungan keluarga,” ungkap Sabri.

Ia pun menerangkan jika program Kolase ditetapkan di SD, SMP, hingga SMA. Salah satu sekolah, SMA Negeri 5 Cilegon, dalam satu kali penimbangan, mampu mengumpulkan hingga Rp800 ribu. Bahkan pada penimbangan sebelumnya menembus lebih dari Rp1 juta.

Baca Juga  DKPP Kabupaten Serang Pastikan Beri Bantuan Bibit Benih untuk 2.175 Hektare Lahan Pertanian Terdampak Banjir

“Di beberapa sekolah, hasilnya dikumpulkan per kelas. Ada yang merencanakan uangnya untuk kegiatan bersama, bahkan ada yang dijadikan sedekah sampah untuk membantu sekolah,” tuturnya.

Melalui hasil positif tersebut, DLH Kota Cilegon optimistis perluasan ke 100 sekolah baru dapat terealisasi tahun ini. Tujuannya agar semakin banyak pelajar Cilegon yang terlibat langsung dalam praktik pengelolaan sampah berkelanjutan.

“Harapannya, siswa tidak hanya paham teori, tapi juga merasakan langsung bahwa sampah bisa menjadi tabungan dan memberi manfaat nyata,” tutup Sabri. (sdk/red)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Atensi Penuh Pemerintah Pusat: Menhub dan Wamenhub Intens Tinjau Pelabuhan Ciwandan Kawal Angkutan Lebaran 2026

Pemerintahan

Ketua TP PKK Lampung Ucapkan Selamat untuk Peratin Talang Bamban, Dorong Pengembangan Wisata

Pemerintahan

Menteri Perhubungan Tinjau Pelabuhan Ciwandan, Pastikan Kelancaran Angkutan Lebaran 2026 Berjalan Optimal

Pemerintahan

Pemkot Cilegon Berangkatkan 50 Bus Mudik Gratis Penuh Berkah, Layani Lebih dari 2.000 Pemudik

Pemerintahan

8 Tahun Terkatung-katung, Polemik Lahan SDN Inpres Cikeusal Tuntas di Era Bupati Ratu Zakiyah

Pemerintahan

Wagub Dimyati Bahas Penguatan Bangsa di Forum Kebangsaan Bersama Menkopolkam

Pemerintahan

Pererat Sinergi, Gubernur Andra Soni Hadiri Safari Ramadan di Polda Banten

Pemerintahan

Mantan Napiter ICT, BPU dan GCB Pererat Silaturahmi Ramadan, Serukan Persatuan Bangsa