Home / Pemerintahan

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:13 WIB

TPT Darurat Dibangun, Pemkot Cilegon Bergerak Cepat Minimalkan Dampak Banjir

CILEGON, PUBLISIA.ID – Pemkot Cilegon bergerak cepat melakukan penanganan darurat pascabanjir. Yakni membangun tembok penahan tanah (TPT) sementara di sejumlah titik terdampak.

Salah satu lokasi prioritas berada di Permunas Praja Mandiri, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber. Dimana di lokasi tersebut terdapat tiga titik TPT yang jebol saat banjir terjadi.

Walikota Cilegon Robinsar mengatakan, pemerintah daerah memaksimalkan seluruh upaya yang dapat dilakukan. Meskipun kondisi alam saat ini belum sepenuhnya memungkinkan perbaikan permanen.

“Apa yang bisa kami lakukan hari ini, kami lakukan. Memang faktor kondisi alam belum memungkinkan, jadi kami optimalkan penanganan sementara untuk meminimalisir dampak banjir,” ujar Robinsar saat ditemui di lokasi perbaikan TPT, Rabu (14/1/2026).

Baca Juga  RKPD 2027 Cilegon Mulai Disusun, Ini Bocoran Arah Pembangunannya

Menurutnya, TPT darurat dibangun menggunakan pasir karung, bambu, serta batu sebagai penahan sementara. Ini dilakukan sambil menunggu kondisi air surut agar pekerjaan permanen dapat segera dilaksanakan.

“Penanganan sementara ini berupa pembuatan TPT darurat dengan pasir karung dan bambu. sampai nanti kondisi air memungkinkan untuk perbaikan permanen,” tuturnya.

Robinsar pun menerangkan, terdapat delapan titik TPT yang mengalami hal serupa saat banjir terjadi kemarin. Dimana tujuh titik berada di wilayah Cibeber dengan kondisi kerusakan yang relatif serupa.

“Di Cibeber ada tujuh titik. Namun pada prinsipnya, seluruh wilayah Kota Cilegon yang mengalami kerusakan infrastruktur akibat banjir akan segera kami tangani,” tegasnya.

Baca Juga  Bupati Serang Ratu Zakiyah Tengok Korban Puting Beliung di Desa Bojongpandan Tunjungteja

Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Kota Cilegon Dendi Rudiatna mengatakan, perbaikan TPT sementara dimulai dengan mengeruk pondasi tanah sedalam 4 meter. Kemudian pihaknya menanam bambu dan untuk kemudian ditutup kembali dengan tanah.

“Kami tanam bambu sedalam 4 meter, barulah diberi batu dan karung berisi pasir. Dengan begitu TPT sementara menjadi kuat,” katanya.

Untuk membangun TPT sementara, pihaknya menurunkan ekskavator dan sejumlah pekerja. Untuk lokasi di tiga titik Perumnas Praja Mandiri, diperkirakan akan selesai selama tiga hari.

“Insya Allah akhir pekan ini TPT sementara selesai dibangun. Jika alam sudah mendukung dan air sudah surut, barulah kami akan bangun TPT permanen,” jelasnya. (sdk/red)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

KPK Apresiasi Tata Kelola dan Pencegahan Korupsi Pemerintahan Provinsi Banten

Pemerintahan

Gelar Musrenbang Kecamatan Pabuaran Alokasikan Disektor Pendidikan

Pemerintahan

Ketua Fraksi PAN Desi Ferawati Kunjungi Dapur Umum di Carenang dan Tanara, Pastikan Logistik Aman

Pemerintahan

Disdukcapil Kabupaten Serang Buka Layanan Administrasi Kependudukan Bagi Warga Terdampak Banjir

Pemerintahan

DPRD Kabupaten Serang Tekankan Sinergi Penanggulangan Dampak Banjir

Pemerintahan

DKPP Kabupaten Serang Salurkan Bantuan Benih Padi bagi Petani Terdampak Banjir

Pemerintahan

Pemkab Serang Teken Kerja Sama tentang LP2B Akses Tol RS Adhyaksa dengan DPUPR Banten

Pemerintahan

Resmikan Puskesmas Kibin, Bupati Ratu Zakiyah Ingatkan Dahulukan Layanan dari Sisi Kemanusiaan