Home / Pemerintahan

Minggu, 16 November 2025 - 09:18 WIB

Wagub Dimyati Tekankan Pentingnya Literasi Hukum dan Kebangsaan bagi Pesantren

TANGERANG, PUBLISIA.ID – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan kesadaran hukum harus dibangun sejak dini dan menjadi bagian penting dari karakter kebangsaan. Penegasan tersebut ia sampaikan saat menjadi narasumber pada Seminar Kebangsaan dan Penyuluhan Hukum yang diselenggarakan Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBH NU) di Pondok Pesantren Miftahul Khaer, Kabupaten Tangerang, Sabtu (15/11/2025).

Dalam sambutannya, Dimyati menyampaikan bahwa penyuluhan hukum jadi penting di lingkungan pesantren sebagai benteng akhlak dan moral. Menurutnya, cinta tanah air yang diajarkan dalam tradisi Nahdlatul Ulama memiliki keterkaitan langsung dengan ketaatan pada hukum.

“Hubbul wathan minal iman itu bukan sekadar ungkapan. Ketika seseorang cinta tanah air, maka ia menjauhi perbuatan yang merusak, tidak korupsi, dan tidak melanggar aturan,” ucapnya.

Baca Juga  PT KS Dukung Penuh, MoU Akses Jalan Pelabuhan Kota Cilegon Jadi Titik Awal Pengembangan Pelabuhan Cilegon Mandiri

Ia menegaskan, wawasan kebangsaan dan penegakan hukum adalah dua komponen tidak terpisahkan. Nilai kebangsaan menumbuhkan kepedulian, sementara hukum memastikan setiap tindakan berjalan sesuai aturan.

Menurutnya, prinsip negara hukum harus sesuai konstitusi, pembagian kekuasaan, serta penegakkan hukum. Wagub memperkenalkan prinsip P7 yaitu perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengawasan, pemeriksaan, proses pidana, hingga penjara.

“Kalau integritas tegak, maka sekecil apa pun pelanggaran bisa dicegah. Pemerintah bekerja berdasarkan aturan dan masyarakat memiliki literasi hukum yang baik,” jelasnya.

Wagub lalu menyinggung peran pesantren dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Menurutnya, pesantren tidak hanya mencetak generasi yang cerdas secara intelektual tetapi juga kuat dalam akhlak dan kepatuhan hukum.

Baca Juga  Gubernur Andra Soni Lepas Lomba Lari Ekbispar Banten 5K 2025

“Pesantren mempersiapkan generasi emas dunia dan emas akhirat. Kalau mereka memiliki akhlak, ilmu dan kesadaran hukum yang kuat, maka bangsa ini akan melangkah menuju Indonesia Emas dengan lebih kokoh,” ungkapnya.

Terakhir, Dimyati menilai bahwa perlu sinergi antara nilai-nilai kebangsaan, pendidikan agama, dan literasi hukum. Jika itu terwujud maka menghasilkan masyarakat yang rukun, taat aturan, dan berdaya saing.

“Kesadaran hukum yang tumbuh dari akhlak dan cinta tanah air itu akan menjaga Banten tetap aman dan rukun. Kalau nilai-nilai ini terus disebarkan, maka kita sedang membangun fondasi Indonesia Emas dari pesantren,” tegasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Wali Kota Cilegon Robinsar Tingkatkan Komitmen Kesejahteraan Buruh

Pemerintahan

393 Jamaah Haji Kloter 11 Kota Cilegon Resmi Dilepas, Wali Kota Robinsar Titip Doa dan Pesan Jaga Kesehatan di Tanah Suci

Pemerintahan

Pemkot Cilegon Berkomitmen Hadirkan Pendidikan yang Layak dan Ramah bagi Semua

Pemerintahan

May Day 2026, Bupati Serang Harap Investasi Terus Tumbuh Ciptakan Lapangan Pekerjaan

Pemerintahan

Program Zakiyah Bupati Serang Beri Bantuan Hukum Anak Korban Asusila di Waringinkurung

Pemerintahan

Ziarah ke Makam Bapak Pembangunan Kota Cilegon, Wali Kota Robinsar Ajak Teladani Perjuangan Tb Aat Syafaat

Pemerintahan

Momentum HUT ke 27 Kota Cilegon, Pemkot Cilegon Gelar Riung Mungpulung

Pemerintahan

Tinjau SMPN 2 Tirtayasa, Bupati Serang Pastikan 3 Ruang Kelas Direvitalisasi Tahun Ini