Home / Pemerintahan

Senin, 29 Desember 2025 - 22:47 WIB

Wagub Banten: Pencak Silat Warisan Leluhur Penguat Karakter Generasi Muda

CILEGON, PUBLISIA.ID – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, menegaskan urgensi pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya takbenda. Menurutnya, seni bela diri asli Indonesia ini memegang peranan vital tidak hanya dalam olah fisik, tetapi juga dalam pembinaan spiritual dan pembentukan karakter bangsa, khususnya terhadap generasi muda.

​Pernyataan tersebut disampaikan Dimyati saat menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perguruan Pencak Silat Bandrong Banten Indonesia masa bakti 2025–2030 di Hotel Royal Krakatau Convention Hall, Kota Cilegon, Minggu (28/12/2025).

​“Pencak silat adalah warisan budaya leluhur yang harus kita jaga dan lestarikan. Fungsinya holistik, tidak hanya untuk kekuatan jasmani, tetapi juga rohani. Pencak silat membentuk karakter pribadi yang tangguh,” ujar Dimyati.

Baca Juga  Kunjungi Pulau Tunda, Bupati Ratu Zakiyah Percepat Delegasi Tiongkok Investasi di Kabupaten Serang

​Dimyati menjabarkan bahwa esensi mempelajari pencak silat melampaui sekadar penguasaan teknik bela diri. Lebih dari itu, pencak silat mengajarkan pengendalian emosi dan sikap mental yang kesatria. Secara khusus, ia mengapresiasi filosofi Perguruan Pencak Silat Bandrong yang menanamkan nilai altruisme kepada anggotanya.

​“Bandrong memiliki tujuan mulia, yakni tolong-menolong. Seorang pesilat tidak hanya dituntut untuk berani, tetapi juga harus siap memberikan pertolongan kepada sesama,” tegasnya.

​Dalam kesempatan tersebut, Dimyati berharap perguruan silat, termasuk Bandrong, dapat berperan aktif mendidik generasi muda Banten. Ia juga membuka wacana kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan pencak silat untuk mengintegrasikan seni bela diri ini ke dalam kurikulum muatan lokal di sekolah.

Baca Juga  Perkuat Implementasi Satu Data, Diskominfo Cilegon Gelar Desk Daftar Data Tahun 2026

​“Ke depan, diharapkan ada guru-guru silat yang mendidik siswa di sekolah, sehingga anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang kuat, berani, serta sehat jasmani dan rohani,” kata Dimyati.

​Ia menambahkan, pendidikan karakter melalui silat akan melahirkan generasi yang memiliki kepekaan sosial tinggi. “Mereka akan punya jiwa sosial untuk menolong masyarakat, membantu teman, dan berani membela kebenaran,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Program Sekolah Gratis Andra Soni Dongkrak Minat Siswa ke Sekolah Swasta

Pemerintahan

Pemkot Cilegon Gencarkan Sidak Pasar Jelang Idul Adha 1447 H

Pemerintahan

Dinas Pariwisata Banten Gandeng Wartawan Promosikan Destinasi Wisata dan Dongkrak Kunjungan Wisatawan

Pemerintahan

MUI Kabupaten Serang Puji Sikap Bupati, Tolak Rumah dan Mobil Dinas demi Kepentingan Rakyat

Pemerintahan

Rakor Forkopimda, Bupati Serang Bahas Berbagai Isu Jelang Idul Adha

Pemerintahan

Pemkot Cilegon dan OJK Banten Perkuat Sinergi Percepatan Akses Keuangan Daerah

Pemerintahan

Tahap Awal, Bank Banten Dipercaya Kelola BLUD RSUD Cilegon

Pemerintahan

Wali Kota Cilegon Robinsar Tingkatkan Komitmen Kesejahteraan Buruh