Home / Pemerintahan

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:38 WIB

Pemkot Cilegon Bentuk Satgas Penanganan Banjir dan Hentikan Sementara Galian Tambang di Empat Kecamatan

CILEGON, PUBLISIA.ID – Plt Sekretaris Daerah Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra menyampaikan jika Pemerintah Kota Cilegon tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menangani persoalan banjir yang kerap terjadi di sejumlah wilayah. Salah satu upaya tersebut yaitu dengan membentuk Satgas Penanganan Banjir Kota Cilegon yang melibatkan seluruh stakeholder terkait.

“Hari ini kita lakukan pembentukan Satgas Penanganan Banjir Kota Cilegon, mengingat kejadian banjir yang terjadi cukup luar biasa dan terus berulang di sejumlah wilayah,” ujarnya usai memimpin rapat tindak lanjut penanganan banjir yang berlangsung di Command Center 112, Senin (12/1/2026).

Aziz menambahkan jika pembentukan satgas tersebut merupakan hasil usulan dari berbagai pihak, termasuk Aliansi Masyarakat Korban Banjir, DPRD Kota Cilegon serta stakeholder yang berperan dalam penanganan banjir.

“Satgas ini kita bentuk sesuai dengan usulan dari Aliansi Masyarakat Korban Banjir, DPRD Kota Cilegon dan stakeholder yang memiliki peran dalam penanganan banjir,” ungkapnya.

Baca Juga  Kinerja Meningkat, Pemprov Banten Raih Predikat AA Digitalisasi Arsip dan Indeks Pelayanan Publik Melesat ke Kategori A-

Selain pembentukan satgas, Aziz juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Cilegon akan melayangkan surat permohonan kepada Gubernur Banten terkait moratorium perizinan aktivitas galian pertambangan di wilayah Kota Cilegon. Seiring dengan itu, Aziz menyampaikan pihaknya akan melakukan penghentian sementara aktivitas galian pertambangan khususnya di empat kecamatan yakni Kecamatan Cibeber, Cilegon, Citangkil dan Ciwandan.

“Hari ini kita juga akan layangkan surat permohonan ke Gubernur tentang moratorium perizinan galian pertambangan di Kota Cilogon, dan kami juga akan menyampaikan surat penghentian sementara aktivitas galian pertambangan yang ada di 4 kecamatan mulai dari Kecamatan Cibeber, Kecamatan Cilogon, Citangkil dan Ciwandan,” tegasnya.

Sebagai langkah lanjutan dalam menangani banjir dan upaya pemulihan lingkungan, Aziz menyebutkan jika pada Kamis mendatang Pemerintah Kota Cilegon akan mulai melakukan gerakan penanaman sejuta pohon yang akan dilakukan di seluruh kecamatan Kota Cilegon khusunya di empat kecamatan yaitu Cibeber, Cilegon, Citangkil dan Ciwandan.

Baca Juga  100 Hari Kerja Bupati Serang Ratu Zakiyah, Begini Penilaian Akademisi

“Kamis mendatang juga kita akan memulai gerakan penanaman sejuta pohon di masing-masing kecamatan, utamanya Kecamatan Cibeber, Cilegon, Citangkil dan Ciwandan. Hal tersebut kami lakukan sebagai upaya kita untuk memulihkan lingkungan,” ungkapnya.

Terakhir, Aziz juga menegaskan Pemerintah Kota Cilegon akan menginstruksikan sejumlah perusahaan atau industri untuk memperlebar dimensi saluran air di kawasan industrinya serta melakukan normalisasi drainase guna mengurangi risiko terjadinya banjir. “Saya juga menghimbau kepada seluruh industri agar saluran-saluran yang ada di lingkungan industri tersebut dimensinya diperlebar dan dilakukan normalisasi guna mengurangi resiko banjir,” pungkasnya. (sdk/red)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Wali Kota Cilegon Robinsar Tingkatkan Komitmen Kesejahteraan Buruh

Pemerintahan

393 Jamaah Haji Kloter 11 Kota Cilegon Resmi Dilepas, Wali Kota Robinsar Titip Doa dan Pesan Jaga Kesehatan di Tanah Suci

Pemerintahan

Pemkot Cilegon Berkomitmen Hadirkan Pendidikan yang Layak dan Ramah bagi Semua

Pemerintahan

May Day 2026, Bupati Serang Harap Investasi Terus Tumbuh Ciptakan Lapangan Pekerjaan

Pemerintahan

Program Zakiyah Bupati Serang Beri Bantuan Hukum Anak Korban Asusila di Waringinkurung

Pemerintahan

Ziarah ke Makam Bapak Pembangunan Kota Cilegon, Wali Kota Robinsar Ajak Teladani Perjuangan Tb Aat Syafaat

Pemerintahan

Momentum HUT ke 27 Kota Cilegon, Pemkot Cilegon Gelar Riung Mungpulung

Pemerintahan

Tinjau SMPN 2 Tirtayasa, Bupati Serang Pastikan 3 Ruang Kelas Direvitalisasi Tahun Ini