Home / Pemerintahan

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:19 WIB

Pemkot Cilegon Akan Usulkan Moratorium Aktifitas Pertambangan yang Menjadi Penyebab Banjir

CILEGON, PUBLISIA.ID – Pemkot Cilegon akan mengajukan usulan kepada Pemprov Banten untuk mengeluarkan moratorium terhadap aktifitas pertambangan yang berada di Cilegon dan sekitarnya. Usulan tersebut bukan tanpa sebab, hal itu karena dampak dari bencana banjir yang menerjang sejumlah wilayah di Kota Cilegon pada beberapa waktu terakhir.

Plt Sekda Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra menyampaikan, berdasarkan hasil rapat koordinasi penanganan banjir dan kesiapsiagaan menghadapi banjir, Pemkot Cilegon bersama jajaran Forkopimda akan melakukan pembahasan lebih dalam terkait dengan penyelesaian dan antisipasi bencana banjir.

“Ini di tingkat Forkopimda akan dibahas untuk diajukan ke Pemprov Banten, terkait dengan penyelesaian (banjir), ya dari (dampak aktifitas) pertambangan dan sebagainya,” kata Aziz, Senin (5/1/2026).

Baca Juga  Sampaikan LKPJ 2025, Bupati Serang Ratu Zakiyah Paparkan Berbagai Capaian Kinerja

Aziz juga menyebutkan, Pemkot Cilegon akan melakukan koordinasi yang lebih intens dengan Pemprov Banten terkait dengan berbagai aktifitas yang dapat menyebabkan banjir, khususnya di wilayah Kota Cilegon.

“Intinya dari sisi koordinasi saja yang kita harus perkuat kembali dengan provinsi terkait dengan izin-izin (pertambangan) yang sudah dikeluarkan mana saja,” ujarnya.

“Tentunya kita juga harus memantau yang ada di lapangan karena kita kan yang punya wilayah. Kami mohon sih ke depan mungkin izin-izin pertambangan harus di stop lah atau di moratorium, karena ini pengalaman yang sudah kita alami,” tutur Aziz.

Baca Juga  Gandeng STIT Al-Khairiyah, Bunda PAUD Cilegon Hadirkan Program Potongan Biaya Kuliah S1 bagi Guru PAUD

Sementara itu, Wakil Walikota Cilegon Fajar Hadi Prabowo menuturkan, jauh sebelum terjadinya peristiwa banjir seperti saat ini, Pemkot Cilegon terlebih dahulu telah mengidentifikasi hal tersebut, salah satunya yakni dari dampak aktifitas pertambangan.

“Sebelum jauh terjadinya bencana, kita sudah menyampaikan bahwa dampak bencana itu dari sisi tambang itu sudah dari awal. Sudah kita identifikasi dari awal,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Wali Kota Cilegon Robinsar Tingkatkan Komitmen Kesejahteraan Buruh

Pemerintahan

393 Jamaah Haji Kloter 11 Kota Cilegon Resmi Dilepas, Wali Kota Robinsar Titip Doa dan Pesan Jaga Kesehatan di Tanah Suci

Pemerintahan

Pemkot Cilegon Berkomitmen Hadirkan Pendidikan yang Layak dan Ramah bagi Semua

Pemerintahan

May Day 2026, Bupati Serang Harap Investasi Terus Tumbuh Ciptakan Lapangan Pekerjaan

Pemerintahan

Program Zakiyah Bupati Serang Beri Bantuan Hukum Anak Korban Asusila di Waringinkurung

Pemerintahan

Ziarah ke Makam Bapak Pembangunan Kota Cilegon, Wali Kota Robinsar Ajak Teladani Perjuangan Tb Aat Syafaat

Pemerintahan

Momentum HUT ke 27 Kota Cilegon, Pemkot Cilegon Gelar Riung Mungpulung

Pemerintahan

Tinjau SMPN 2 Tirtayasa, Bupati Serang Pastikan 3 Ruang Kelas Direvitalisasi Tahun Ini