Home / Pemerintahan

Kamis, 22 Januari 2026 - 19:26 WIB

Pelantikan Pengurus PMI Kabupaten Serang 2025–2030, Tekankan Penguatan Kapasitas Relawan dan Sinergi Kemanusiaan

SERANG, PUBLISIA.ID – Dewan Kehormatan dan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Serang masa bakti 2025–2030 resmi dilantik  yang digelar di Gedung Palang Merah Indonesia Provinsi Banten, Kamis (22/1/2026).

Pelantikan tersebut dihadiri Ketua PMI Provinsi Banten Hj. Ratu Tatu Chasanah, Ketua PMI Kabupaten Serang Fahmi Hakim, Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, serta perwakilan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Serang.

Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas dalam sambutannya menyampaikan bahwa PMI ke depan menghadapi tiga tantangan besar yang harus dijawab secara bersama-sama.

Tantangan pertama adalah penguatan kelembagaan PMI sebagai organisasi kemanusiaan yang benar-benar dipahami masyarakat sebagai rumah para relawan yang ikhlas dan siap siaga 24 jam dalam membantu masyarakat, khususnya saat terjadi bencana.

“Tantangan kedua adalah penguatan kapasitas. Komposisi penduduk saat ini didominasi generasi milenial dan generasi Alfa. Cara berpikir, berkomunikasi, dan memperoleh informasi mereka sangat berbeda. Oleh karena itu, PMI harus mampu meningkatkan kapasitas dan keterampilan relawan, khususnya generasi muda, agar menjadi kekuatan besar dalam pelayanan kemanusiaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kekuatan PMI sesungguhnya bukan hanya pada struktur kepengurusan, tetapi pada kapasitas relawan yang tersebar hingga ke tingkat desa. Dengan lebih dari 320 desa di Kabupaten Serang, PMI diharapkan menjadi bagian tak terpisahkan dari proses pelayanan Pemerintah Daerah.

Baca Juga  Resmi! Mulai 2026 RKUD Pandeglang Dikelola Bank Banten

Tantangan ketiga, lanjut Najib, adalah penguatan sinergi dan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, wilayah Kabupaten Serang yang luas tidak mungkin ditangani oleh pemerintah daerah saja.

“Kolaborasi dengan pemerintah provinsi, TNI-Polri, tokoh masyarakat, dunia usaha, hingga partai politik menjadi keniscayaan. PMI harus hadir sebagai garda terdepan dalam membangun kesadaran kolektif bahwa potensi bencana bisa terjadi kapan saja dan di mana saja,” tegasnya.

Ia mencontohkan bencana longsor di Kampung Cibodas, Kecamatan Padarincang, akibat cuaca ekstrem, yang menyebabkan ratusan warga harus mengungsi dan hingga kini masih menunggu hasil kajian teknis terkait keamanan wilayah.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Serang Fahmi Hakim menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Serang yang selama ini terus bersinergi dalam mendukung kegiatan kemanusiaan.

Ia menegaskan bahwa PMI siap mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Serang sebagaimana tertuang dalam RPJMD, khususnya dalam penguatan sektor kemanusiaan dan kesehatan.

“PMI harus hadir kapan pun dan di mana pun masyarakat membutuhkan, baik dalam kondisi bencana maupun persoalan sosial kemasyarakatan. Dengan jumlah penduduk lebih dari 1,2 juta jiwa di 29 kecamatan dan 326 desa, kehadiran PMI di tengah masyarakat menjadi sebuah keharusan,” ujarnya.

Baca Juga  PMI Kota Cilegon Berikan Oksigen dan Bagikan Masker dalam Respon Kebakaran Lapak Ban di Panggung Rawi

Fahmi juga menekankan pentingnya transformasi digital dalam pelayanan PMI, seiring meningkatnya peran generasi muda dan perkembangan teknologi. Ia berharap ke depan PMI Kabupaten Serang memiliki sistem layanan darurat berbasis digital yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam.

Selain itu, PMI Kabupaten Serang juga berencana melakukan konsolidasi relawan hingga tingkat RT, dengan target 10 relawan di setiap RT, guna memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana dan pelayanan kemanusiaan.

Dalam kesempatan tersebut, Fahmi mengungkapkan bahwa pembangunan Gedung PMI Kabupaten Serang direncanakan mulai tahun ini dengan dukungan hibah dari Pemerintah Kabupaten Serang serta bantuan dari PMI Provinsi Banten senilai sekitar Rp2 miliar.

“Kami juga terus memperkuat kemitraan dengan TNI, Polri, dunia usaha, dan seluruh komponen masyarakat. Alhamdulillah, PMI Kabupaten Serang mampu memberikan kontribusi besar dalam pelayanan Unit Donor Darah, bahkan sekitar 50 persen kebutuhan darah rumah sakit di Provinsi Banten dipasok dari UDD PMI Kabupaten Serang,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa setetes darah merupakan ikhtiar kemanusiaan untuk menyelamatkan nyawa sesama, sejalan dengan tujuh prinsip dasar PMI yang menjadi landasan pengabdian organisasi. (sdk/red)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Wali Kota Cilegon Robinsar Tingkatkan Komitmen Kesejahteraan Buruh

Pemerintahan

393 Jamaah Haji Kloter 11 Kota Cilegon Resmi Dilepas, Wali Kota Robinsar Titip Doa dan Pesan Jaga Kesehatan di Tanah Suci

Pemerintahan

Pemkot Cilegon Berkomitmen Hadirkan Pendidikan yang Layak dan Ramah bagi Semua

Pemerintahan

May Day 2026, Bupati Serang Harap Investasi Terus Tumbuh Ciptakan Lapangan Pekerjaan

Pemerintahan

Program Zakiyah Bupati Serang Beri Bantuan Hukum Anak Korban Asusila di Waringinkurung

Pemerintahan

Ziarah ke Makam Bapak Pembangunan Kota Cilegon, Wali Kota Robinsar Ajak Teladani Perjuangan Tb Aat Syafaat

Pemerintahan

Momentum HUT ke 27 Kota Cilegon, Pemkot Cilegon Gelar Riung Mungpulung

Pemerintahan

Tinjau SMPN 2 Tirtayasa, Bupati Serang Pastikan 3 Ruang Kelas Direvitalisasi Tahun Ini