Home / Pemerintahan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 01:16 WIB

Minimalisir Banjir di BCP 2, DPUPR Kabupaten Serang Normalisasi Saluran Air Sepanjang 1 KM

CIRUAS, PUBLISIA.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau DPUPR Kabupaten Serang melakukan upaya untuk meminimalisir banjir yang kerap merendam Perumahan Bumi Ciruas Permai atau BCP 2 di Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas ketika intensitas hujan tinggi. Upaya yang dilakukan dengan menormalisasi saluran pembuangan air sepanjang 1 kilo meter atau KM dengan kedalaman 2 sampai 3 meter.

“Sejak Senin 26 Januari kita menormalisasi saluran-saluran pembuangan, itu targetnya sampai ke Sungai Ciwaka Timur, untuk meminimalisir banjir yang terjadi di Perumahan BCP 2. Ini bagian dari penanganan darurat banjir Pemerintah Kabupaten Serang,” kata Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) pada DPUPR Kabupaten Serang, Nurlailah pada Jum’at, 30 Januari 2026.

Dikatakan Nurlailah, dilakukannya normalisasi sepanjang 1 kilo meter dengan kedalam 2 sampai 3 meter pihaknya terlebih dahulu mengecek elevasinya disesuaikan sampai alirannya benar-benar mengalir sampai ke Sungai Ciwaka Timur.

Baca Juga  Bupati Serang Ratu Zakiyah Sebut Kolaborasi dengan Pemprov Banten Kunci Kesejahteraan

“Kita ini penanganannya dari hilir sampai ke hulu. Sebelumnya kita sudah pernah penanganan di arah hilir itu Sungai Cibening ke arah Ciwaka Barat. Nah setelah jembatan ini bagian hulu itu nanti di larikan ke Sungai Ciwaka Timur,” jelasnya.

Lebih lanjut Nurlailah menjelaskan, bahwa pada saat bencana banjir di BCP 2 pada Desember 2025 lalu pihaknya sudah melakukan penanganan di Sungai Ciranjeng ke arah Sungai Cibening yang mengalir ke Sungai Ciwaka Barat.

“Untuk sekarang (penangangan normalisasi) kita ke arah kanannya yang mengalir ke muaranya ke Sungai Ciwaka Timur, jadi ada 2 Sungai Ciwaka Barat dan Ciwaka timur,” terangnya.

Lebih lanjut Nurlailah menerangkan penyebab banjir yang kerap merendam Perumahan Bumi Ciruas Permai atau BCP 2 di Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas lantaran termasuk wilayah evelasinya rendah. Sehingga, setiap intensitas hujan tinggi kerap terendam banjir.

Baca Juga  Doa Akhir Tahun Bersama Yatim Piatu dan Lansia, Kades Ujungtebu Apresiasi Mendes PDT dan Bupati Serang

“Di daerah sini elevasinya rendah, jadi memang tempat parkir air sebetulnya. Tapi, karena memang sudah berdiri perumahan tetap harus ada tata kelola air yang sangat-sangat komprehensif disini supaya tidak terjadi banjir. Nah upaya ini salah satunya coba normalisasi saluran pembuangannya supaya air bisa lari ke sungai utamanya, sungai ciwaka,” paparnya.

Adapun untuk penanganan jangka panjangnya, Nurlailah memaparkan perlu dilakukan terus menerus pompanisasinya. Oleh karenanya, kedepan perlu adanya kajian lebih dalam untuk penanganan banjir di BCP 2.

“Kalau saat ini baru penanganan daruratnya terlebih dulu, dan kita akan tindaklanjuti melakukan kajian untuk penanganan di daerah BCP 2 ini,” urainya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Wali Kota Cilegon Robinsar Tingkatkan Komitmen Kesejahteraan Buruh

Pemerintahan

393 Jamaah Haji Kloter 11 Kota Cilegon Resmi Dilepas, Wali Kota Robinsar Titip Doa dan Pesan Jaga Kesehatan di Tanah Suci

Pemerintahan

Pemkot Cilegon Berkomitmen Hadirkan Pendidikan yang Layak dan Ramah bagi Semua

Pemerintahan

May Day 2026, Bupati Serang Harap Investasi Terus Tumbuh Ciptakan Lapangan Pekerjaan

Pemerintahan

Program Zakiyah Bupati Serang Beri Bantuan Hukum Anak Korban Asusila di Waringinkurung

Pemerintahan

Ziarah ke Makam Bapak Pembangunan Kota Cilegon, Wali Kota Robinsar Ajak Teladani Perjuangan Tb Aat Syafaat

Pemerintahan

Momentum HUT ke 27 Kota Cilegon, Pemkot Cilegon Gelar Riung Mungpulung

Pemerintahan

Tinjau SMPN 2 Tirtayasa, Bupati Serang Pastikan 3 Ruang Kelas Direvitalisasi Tahun Ini