Home / Pemerintahan

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:15 WIB

Instruksi Presiden Dijalankan, Gerai Koperasi Lengkap Klinik dan Gudang Hadir di Cilegon

CILEGON, PUBLISIA.ID – Pemkot Cilegon menyiapkan delapan lokasi pembangunan gerai dan pergudangan Koperasi Merah Putih. Ini sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden atau Inpres Nomor 17 tahun 2025. Program ini bertujuan memperkuat ekosistem koperasi melalui penyediaan fasilitas usaha terpadu. Dimana pembangunanya didukung pendanaan dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Cilegon, Didin S Maulana mengatakan, Inpres tersebut menginstruksikan pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan untuk membangun gerai dan gudang koperasi. Luas lahannya pun telah diatur, yakni 1000 meter per segi.

“Dari luasan tersebut, 600 meter persegi diperuntukan bagi bangunan gerai. Sementara 400 meter persegi untuk lahan parkir,” kata Didin dikantor Diskominfo Kota Cilegon, Rabu (21/1/2026).

Menurut Didin, di Kota Cilegon telah ada delapan lokasi gerai dan gudang Koperasi Merah Putih. Gerai tersebut tersebar di delapan kelurahan Kota Cilegon. “Alhamdulillah sudah ada delapan lokasi di delapan kelurahan yang siap dan memenuhi persyaratan. Salah satunya lebar lahan minimal 10 meter,” ujar Didin.

Baca Juga  Pemprov Banten dan Kejati Kolaborasi, Perkuat Pencegahan Hukum Percepatan Koperasi Merah Putih

Ia menjelaskan, dalam satu gerai Koperasi Merah Putih akan tersedia berbagai layanan. Seperti klinik, apotek, gerai sembako, serta gudang berkapasitas besar. Gudang tersebut dapat dimanfaatkan bersama oleh beberapa koperasi. Khususnya koperasi yang belum memiliki lahan sendiri.

“Jadi bisa digunakan oleh koperasi-koperasi lain,” ujarnya.

Sementara itu, untuk unit usaha simpan pinjam belum direkomendasikan. Didin menyebutkan, pendirian koperasi simpan pinjam memiliki persyaratan ketat, diantaranya modal disetor minimal Rp500 juta.

“Kalau belum memenuhi, kami khawatir justru menimbulkan persoalan pinjam-meminjam yang tidak sehat,” katanya.

Terkait lokasi, Didin mengakui bahwa ketersediaan lahan seluas 1000 meter persegi di wilayah perkotaan cukup terbatas. Karena itu, lahan yang digunakan harus berasal dari aset pemerintah daerah atau aset BUMN.

“Ke depan, koperasi akan mengunakan skema sewa lahan dan sewa bangunan,” terangnya.

Ia menambahkan, PT Krakatau Sarana Infrastruktur atau PT KSI telah mendukung program ini. Anak perusahaan PT KS ini telah menyiapkan dua lokasi strategis seluas masing-masing 1000 meter persegi di kawasan Pasar Krenceng, Citangkil, dan Pasar Cigading, Ciwandan.

Baca Juga  8 Tahun Terkatung-katung, Polemik Lahan SDN Inpres Cikeusal Tuntas di Era Bupati Ratu Zakiyah

Selain itu, pihaknya juga membuka peluang kerja sama lintas sektoral, termasuk dengan Dinas Kesehatan. Fasilitas klinik dan apotek di gerai koperasi dapat dimanfaatkan untuk pelayanan kesehatan.

“Misalnya untuk penanganan penyakit tertentu, melalui skema kerja sama,” ucapnya.

Untuk pengisian barang, lanjut Didin, koperasi direncanakan menjalin kemitraan dengan berbagai pemasok kebutuhan pokok. Seperti perusahan niaga gas, produsen barang konsumsi, hingga BUMN pangan.

Didin menegaskan, pembangunan gerai dan pergudangan Koperasi Merah Putih sepenuhnya menggunakan anggaran APBN. Proyek ini dilaksanakan melalui kerjja sama PT Agrinas dengan TNI, di mana TNI bertugas mengawasi pembangunan.

“Daerah bertugas menyiapkan lokasi dari aset pemerintah atau BUMN. Sementara pembangunan dilaksanakan oleh pusat melalui PT Agrinas,” tutupnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Program Sekolah Gratis Andra Soni Dongkrak Minat Siswa ke Sekolah Swasta

Pemerintahan

Pemkot Cilegon Gencarkan Sidak Pasar Jelang Idul Adha 1447 H

Pemerintahan

Dinas Pariwisata Banten Gandeng Wartawan Promosikan Destinasi Wisata dan Dongkrak Kunjungan Wisatawan

Pemerintahan

MUI Kabupaten Serang Puji Sikap Bupati, Tolak Rumah dan Mobil Dinas demi Kepentingan Rakyat

Pemerintahan

Rakor Forkopimda, Bupati Serang Bahas Berbagai Isu Jelang Idul Adha

Pemerintahan

Pemkot Cilegon dan OJK Banten Perkuat Sinergi Percepatan Akses Keuangan Daerah

Pemerintahan

Tahap Awal, Bank Banten Dipercaya Kelola BLUD RSUD Cilegon

Pemerintahan

Wali Kota Cilegon Robinsar Tingkatkan Komitmen Kesejahteraan Buruh