Home / Daerah

Rabu, 19 November 2025 - 11:35 WIB

Gercep, Bupati Serang Ratu Zakiyah Kirim Alat Berat Tangani Banjir di Pamarayan

SERANG, PUBLISIA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang bersama Polres Kabupaten Serang bergerak cepat menangani banjir yang melanda SDN Pamarayan dan SMPN Pamarayan pada Selasa, (18/11/2025) malam.

Banjir mengakibatkan terganggunya proses belajar mengajar di kedua sekolah sejak beberapa hari terakhir.

Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, banjir yang merendam dua sekolah itu diindikasikan terjadi akibat beberapa faktor. Di antaranya sedimentasi irigasi yang menumpuk, pembangunan bangunan dan pagar yang berdiri di atas saluran irigasi, serta gorong-gorong jalan yang tidak memadai dan sudah tidak berfungsi optimal.

Kombinasi tiga faktor tersebut menyebabkan aliran air terhambat hingga akhirnya menggenangi area sekolah.

Baca Juga  Bank Banten Gelar RUPS Luar Biasa, Tetapkan Perubahan Jajaran Pengurus dan Siap Melesat Tahun 2026

Sebagai bentuk kepedulian, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah langsung memerintahkan Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Serang, Febriyanto serta unsur Muspika Kecamatan Pamarayan, Kepala Desa Pamarayan, serta Kasi Trantib Kecamatan Pamarayan untuk segera melakukan penanganan darurat.

“Tadi kami diperintahkan ibu Bupati Serang agar turun langsung melakukan penanganan, alhamdulillah alat berat sudah diturunkan untuk membuka saluran irigasi yang tersendat agar aliran air berjalan,” ujar Plt Kepala DPUPR Kabupaten Serang, Febriyanto, Rabu, (19/11/2025).

Dikatakan Febriyanto, proses pembongkaran gorong-gorong dilakukan bersama Polsek Pamarayan agar saluran tersebut bisa kembali normal dan tidak terjadi banjir susulan.

Baca Juga  Kolaborasi dengan Pemkot Serang, Bank Banten Turut Menata Royal Baroe

“Langkah pembongkaran ini ditujukan untuk membuka kembali aliran air agar tidak lagi meluap ke area sekolah,” ucapnya.

Selanjutnya, kata Febriyanto, Pemkab Serang akan mengirimkan surat resmi kepada pemilik bangunan dan pagar yang berdiri di atas saluran irigasi untuk melakukan perbaikan atau penyesuaian konstruksi bangunan agar tidak menghalangi aliran air.

“Penanganan banjir ini adalah langkah awal, dan upaya jangka panjang akan terus dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang, termasuk normalisasi irigasi serta peningkatan fasilitas drainase,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Daerah

Festival Ciomas Ngabring 2026, Ribuan Warga Menari Kolosal

Daerah

Renovasi Masjid At Taubah di Taman Widya Asri Dimulai

Daerah

Gunung Anak Krakatau Siaga Wabup Serang Pastikan Anyer-Cinangka Aman

Daerah

Ketum Resmi IKA UIN Banten Husni Mubarok Banjir Dukungan

Daerah

Ucapan Karangan Bunga Hasil Munas Ilegal di Rektorat UIN SMH Banten, Mantan Presma UIN Sebut Sebagai Teror Terhadap Kebijakan Rektor

Daerah

Relawan Jepang Survei Jembatan Rapuh di Kampung Ciseke Serang, Siap Bangun Akses Penghubung Warga

Daerah

Munas IKA UIN Banten Ilegal: Ulum Disebut Ketua IKA Abal-Abal

Daerah

Bank Banten Perkuat Peran sebagai Penggerak Literasi Keuangan di Banten