Home / Daerah

Kamis, 16 Oktober 2025 - 20:09 WIB

DLH Kabupaten Serang Sosialisasikan Pengelolaan Sampah Melalui Bank Sampah

SERANG, PUBLISIA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyosialisasikan pengelolaan sampah melalui bank-bank sampah yang ada di Kabupaten Serang. Sebagai upaya agar masyarakat ikut terdorong dapat lebih teredukasi tentang pengelolaan sampah.

“Hari ini kita mengadakan sosialisasi sekaligus pembinaan teknis kepada bank-bank sampah yang ada di Kabupaten Serang,” kata Penata Kelola Penyehatan Lingkungan Ahli Muda Bidang Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3 DLH Kabupaten Serang, Cahyo Harsanto usai sosialisasi di Aula Tb. Suwandi pada Kamis, 16 Oktober 2025.

Dijelaskan Cahyo dalam pembinaan kali ini pihaknya mengangkat 3 tema. ”Ketiga tema itu meliputi, pertama tentang tata kelola dan motivasi bank sampah. Kedua pengelolaan sampah organik melalui budidaya magot, dan ketiga pengelolaan sampah menjadi kerajinan, salah satunya menjadi sofa bed,” ujarnya.

Adapun tujuan dilakukannya pembinaan teknis kepada pengelola bank-bank sampah, lebih lanjut Cahyo menjelaskan, agar masyarakat bisa ikut terdorong pengelolaan sampah melalui bank sampah. Sehingga berdampak, bank-bank sampah yang di Kabupaten Serang bisa bersemangat. ”Dengan demikian masyarakat dapat lebih teredukasi tentang pengelolaan sampah,” terangnya.

Baca Juga  Warga Taman Widya Asri Gelar Puncak HUT Kemerdekaan RI, Doorprize Menarik Menunggu

Cahyo menyebutkan, untuk jumlah bank sampah yang ada di Kabupaten Serang saat ini ada sekitar 70 unit bank sampah dengan satu unit bank sampah induk. ”Harapan kita melalui pembinaan dan sosialisasi ini, bisa semakin menyebarluaskan ke masyarakat di sekitar bank-bank sampah yang ada,” ucapnya.

Sedangkan antusias masyarakat terkait bank sampah, lebih lanjut Cahyo menyebutkan masih sekitar 50 persen. Akan tetapi, pihaknya optimis karena pada 2019 hanya ada 5 bank sampah di Kabupaten Serang, kemudian 2020 bertambah 10 bank sampah.

”Tetapi di 2025 ini ternyata kita sudah bisa mencapai 70 bank sampah. Jadi meskipun perlahan, tapi kita selalu ada kenaikan progres peningkatan untuk pengelolaan sampah melalui bank sampah ini,” ujarnya.

Baca Juga  Meniru Bahtera Peradaban Nabi Nuh

Lebih jauh Cahyo menyebutkan, dari 70 bank sampah di tahun 2024 sudah mampu mengelola kurang lebih 182 ton sampah yang dikelola bank sampah. Jumlah itu mampu menghasilkan nilai rupiah yang cukup lumayan untuk masyarakat.

”Untuk sampah kertas kita bisa langsung kerja sama dengan pabrik PT Indah Kiat. Sampah plastik kita bisa cacah, kemudian kerja sama dengan industri daur ulang plastik. Selanjutnya untuk sampah yang low value, kita tadi ada contoh dari tahun bank sampah mata kita kelola menjadi sofa bed,” paparnya.

Adapun untuk sampah organik, tambah Cahyo, pihaknya mengundang narasumber dari Saung Magot Pakde, kita kelola dengan budidaya magot di TPS 3R Anyer. ”Rencananya kita terapkan di triwulan terakhir ini,” tuturnya.(*)

Share :

Baca Juga

Daerah

Wali Kota Cilegon Pastikan Tidak Ada Kebocoran Pipa dan Kebocoran Tangki di PT Vopak

Daerah

Komisi II DPR RI dan Wakil Gubernur Banten Dorong Penguatan Peran Bank Banten sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Daerah

Perkuat Sinergi Capai Target 12 Ribu Unit Rumah di 2026, DPD REI Banten Gelar Pertemuan

Daerah

PMI Kota Cilegon Kirim Personel Logistik ke Gudang Darurat PMI Pusat untuk Respon Bencana di Sumatera

Daerah

Musrenbangdes Sindangheula Fokuskan Aspirasi 2027, Persampahan Jadi Program Unggulan

Daerah

Bank Banten Gelar RUPS Luar Biasa, Tetapkan Perubahan Jajaran Pengurus dan Siap Melesat Tahun 2026

Daerah

Pengurus PMI Kabupaten Serang Periode 2025–2030 Resmi Dilantik, Perkuat Kesiapsiagaan Kemanusiaan

Daerah

Forum Diskusi PPMSE Plaza Banten Fokuskan Penguatan Belanja OPD dan UMKM