Home / Pemerintahan

Senin, 3 November 2025 - 22:56 WIB

Dimyati Tekankan Profesionalisme Pendamping Koperasi Merah Putih di Banten

SERANG, PUBLISIA.ID – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi kunci keberhasilan Koperasi Merah Putih di Banten. Karena itu, ia meminta agar pelatihan peningkatan SDM pendamping Koperasi Merah Putih tidak sekadar seremonial. Pelatihan harus menghasilkan SDM yang profesional, visioner, dan berintegritas.

“Seorang entrepreneur harus punya perencanaan yang jelas, terukur, orientasinya keuntungan, dan administrasi yang baik. Kapital, aset, dan manajemen adalah tiga unsur penting dalam koperasi modern,” kata Dimyati di Gedung PKPRI Provinsi Banten, Kota Serang, Senin (3/11/2025).

Pesan itu disampaikan Dimyati saat membuka Pelatihan Peningkatan Kompetensi SDM Pendamping Koperasi Desa Merah Putih yang digelar oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten. Pelatihan berlangsung dari tanggal 3 s.d 7 November 2025.

Dimyati mencontohkan, Singapura bisa berkembang salah satunya karena pengelolaan aset secara produktif. Pendamping Koperasi Merah Putih, karena itu, harus orang yang kreatif saat menghadapi masalah, termasuk saat mengidentifikasi persoalan di lapangan.

Baca Juga  Pemerintah Desa Alang-alang Dorong Optimalisasi Lahan Pertanian Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Ia juga menurutnya harus intens melakukan pendampingan dan memastikan koperasi berjalan secara likuid. Di samping itu, tentunya transparan dan memberi manfaat bagi anggotanya.

Selain itu, Dimyati meminta agar tidak ada koperasi yang menjadi milik kelompok tertentu, apalagi milik pribadi. Koperasi Merah Putih didirikan untuk kepentingan masyarakat dan menjadi program Presiden Prabowo Subianto.

“Jika ada monopoli, laporkan. Koperasi Desa Merah Putih adalah milik masyarakat. Program ini dibangun dari bawah oleh Presiden Prabowo agar masyarakat desa memiliki kekuatan ekonomi sendiri,” tegasnya.

Karena itu, Dimyati meminta para pendamping yang mengikuti pelatihan agar menginventarisasi masalah di daerahnya. Termasuk bagaimana melakukan tata kelola keuangan secara akuntabel.

“Pendamping digaji untuk memastikan koperasi sehat, memiliki usaha, dan memberi dampak. Harus ada output dan outcome. Tidak boleh ada gaji tanpa hasil,” kata Dimyati.

Baca Juga  SMK Karya Pembangunan dan SMA PGRI 109 Kota Tangerang Kampiun Volley Ball Competition Uniba 2025

Di tempat yang sama, Milda Sari sebagai Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Literasi dan Penyuluhan pada Kementerian Koperasi, mengapresiasi langkah Pemprov Banten menggelar pelatihan bagi pendamping Koperasi Merah Putih. Kegiatan ini penting karena sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih sebagai program strategis nasional menuju kemandirian ekonomi.

“Pendamping merupakan ujung tombak keberhasilan program. Tidak hanya memastikan koperasi berdiri, tetapi beroperasi, menghasilkan usaha, dan berkembang menjadi pusat ekonomi desa,” ungkapnya.

Sebagai informasi, selama lima hari pelatihan ini peserta dikenalkan pada aplikasi digital SIMKOPDES atau Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa dan Kelurahan. Platform ini merupakan sistem resmi pendataan Koperasi Desa Merah Putih untuk menjamin tata kelola yang modern, transparan, dan berdaya saing. Selain itu, mereka diberikan pendalaman materi mengenai Talenta Perkoperasian Indonesia yang berbasis pada laman talentakoperasi.id.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

DPRD Kabupaten Serang Tekankan Sinergi Penanggulangan Dampak Banjir

Pemerintahan

DKPP Kabupaten Serang Salurkan Bantuan Benih Padi bagi Petani Terdampak Banjir

Pemerintahan

Pemkab Serang Teken Kerja Sama tentang LP2B Akses Tol RS Adhyaksa dengan DPUPR Banten

Pemerintahan

Resmikan Puskesmas Kibin, Bupati Ratu Zakiyah Ingatkan Dahulukan Layanan dari Sisi Kemanusiaan

Pemerintahan

Datangi Pemkab Serang, PT PWI 1 Bakal Buka Usaha Baru di Lahan 15 Hektare

Pemerintahan

Pemprov Banten Matangkan Skema Sekolah Gratis untuk Madrasah Aliyah Swasta

Pemerintahan

Dari Stadion hingga Mall, Ini deretan Venue Unik POPDA XII Banten 2026 di Kota Cilegon

Pemerintahan

Pemkot Cilegon Lakukan Monitoring Lapangan ke 33 SPPG untuk Percepatan Program Makan Bergizi Gratis