Home / Pemerintahan

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:03 WIB

Atasi Banjir Metro, Wali Kota Cilegon Desak Pelebaran Gorong-Gorong

CILEGON, PUBLISIA.ID – Wali Kota Cilegon, Robinsar, bergerak cepat gelar rapat koordinasi menanggapi persoalan banjir yang meluas hingga ke wilayah Perumahan Metro Cilegon dalam beberapa hari terakhir.

Dalam rapat koordinasi bersama sejumlah instansi terkait, ia mengidentifikasi penyempitan jalur pembuangan air di bawah jalan tol sebagai salah satu penyebab utama meluapnya air ke permukiman warga.

Rapat tersebut melibatkan berbagai pihak, di antaranya Astra Infra Toll Road selaku pengelola jalan tol, Balai Wilayah Sungai (BWS), Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), serta Dinas Pekerjaan Umum setempat.

Menurut Robinsar, meskipun perbaikan drainase di bagian hulu telah dilakukan, potensi banjir tetap terjadi apabila aliran air di bagian hilir mengalami hambatan. Ia menilai gorong-gorong yang melintasi jalur tol di kawasan Metro menjadi titik krusial yang perlu segera ditangani.

Baca Juga  Walikota Cilegon Tekankan Komitmen Pemerintah untuk Sejahterakan Nelayan

“Masalahnya ada pada gorong-gorong yang hanya dua titik itu. Ini berpotensi menjadi penghambat. Sekalipun di hulunya luas, jika di hilirnya menyempit maka aliran air menjadi lambat. Air akhirnya mengantre dan meluber ke berbagai arah,” kata Robinsar di Rumah Dinas Wali Kota, usai rapat,  Senin (9/3/2026).

Ia pun meminta pihak pengelola tol untuk segera mengambil langkah teknis, seperti melakukan pelebaran gorong-gorong yang ada saat ini serta menambah titik pembuangan baru guna memecah volume air agar tidak terpusat pada dua jalur tersebut.

Robinsar juga menjelaskan bahwa tingginya intensitas hujan menjadi faktor pemicu banjir. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Cilegon sempat diguyur hujan ekstrem selama sekitar tiga jam berturut-turut.

Baca Juga  Wagub Dimyati Minta Pertandingan dan Eksibisi Olahraga Tinju Diperbanyak

“Kondisi drainase kita memang belum sepenuhnya siap menghadapi hujan ekstrem tersebut. Namun apa yang menjadi kewenangan pemerintah kota akan terus kita upayakan,” tegasnya.

Ia memastikan proyek penanganan banjir yang telah dimulai sejak Januari 2026 terus menunjukkan perkembangan positif. Pemerintah Kota Cilegon juga mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah daerah, pihak industri, dan kementerian terkait dalam mencari solusi penanganan banjir.

“Alhamdulillah semua berprogres, baik dari industri, BPJN, PU maupun BWS. Kita mencari titik inti persoalannya. Percuma kalau kali dilebarkan tetapi di ujungnya masih tersumbat. Itulah yang sedang kita selesaikan,” pungkasnya. (sdk/red)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Susun Rencana Kerja Strategis 2027, DPK Kota Cilegon Gelar Forum Perangkat Daerah

Pemerintahan

Pemkab Serang Terima Peserta SSDN Lemhannas RI Bahas Ketahanan Pangan

Pemerintahan

Road Show Literasi Digital, Diskominfo Kabupaten Serang Dorong SMA/SMK Miliki Agen Digital

Pemerintahan

Gubernur: Bank Banten Simbol Kemandirian Warga

Pemerintahan

Hari Musik Nasional 2026: Andra Soni Dorong Musik Jadi Pemersatu dan Lokomotif Ekonomi Banten

Pemerintahan

Safari Ramadan HNSI Jadi Ajang Silaturahmi Nelayan, Sampaikan Aspirasi hingga Masalah Lingkungan

Pemerintahan

MUI Banten Apresiasi Kinerja Setahun Kepemimpinan Andra Soni–Dimyati Natakusuma

Pemerintahan

Dibangun TNI AD, Jembatan Garuda di Kampung Mayak Baros Diresmikan