Home / Pemerintahan

Jumat, 27 Juni 2025 - 00:01 WIB

Ketua PKK Banten Tinawati Andra Soni Ajak Masyarakat Pemanfaatan Pekarangan Rumah untuk Tanam Cabai

SERANG, PUBLISIA.ID — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni ajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk tanam cabai.

Hal itu disampaikan Tinawati saat menghadiri Gerakan Tanam Cabai Bersama di Desa Pamarayan, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang.

Menurut Tinawati kegiatan menanam cabai guna mendukung ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi di tingkat rumah tangga.

“TP PKK melalui Pokja terus menggalakkan pemanfaatan pekarangan, khususnya untuk menanam sayuran seperti cabai yang bisa memenuhi kebutuhan sendiri,” kata Tinawati di Kota Serang, Kamis (26/6/2025).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peresmian smart greenhouse yang merupakan bagian dari Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

Masih dikatakan Tinawati, penggunaan teknologi pertanian dengan greenhouse itu menjadi solusi saat cuaca tidak menentu sekaligus menjaga tanaman dari serangan hama.

Baca Juga  Menjaga Tradisi: KKM 61 UNIBA Ikut Musyafir Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lebak

“Mendukung ketahanan pangan dan pengendalian inflasi bisa dimulai dari rumah sendiri, dan teknologi bisa menjadi salah satu jalannya,” ujarnya.

Selain Tinawati, pelaksana harian Sekda Provinsi Banten Deden Apriandhi melalui Asisten Daerah II M Yusuf menjelaskan bahwa delapan kabupaten/kota di Banten ikut menyumbang data inflasi, dengan 20 komoditas pangan yang dipantau secara harian.

“Smart greenhouse menjadi solusi untuk budidaya cabai di luar musimnya. Ini penting untuk menjaga pasokan,” ujarnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Banten Ameriza Ma’ruf Moesa menyebutkan bahwa pengendalian inflasi pangan dilakukan dengan berbagai upaya, termasuk mendorong produksi dan kesejahteraan petani.

Baca Juga  Peringati Hakordia 2025, KPK Luncurkan Program E-Learning Integritas ASN

Ia mencatat inflasi Banten pada Mei 2025 secara tahunan (year-on-year) terkendali di angka 1,57 persen.

“Bank Indonesia juga telah melaksanakan operasi pasar sebanyak 215 kali untuk memastikan keterjangkauan harga,” ucap Ameriza.

Sementara itu, Bupati Pandeglang Rd Dewi Setiani mengapresiasi dukungan Bank Indonesia dan menyoroti pentingnya komoditas cabai dalam pengendalian inflasi daerah.

“Cabai sangat mempengaruhi inflasi. Di Pandeglang, sentra produksinya berada di Saketi, Pulosari, dan Jiput dengan luas tanam 85 hektare dan produksi mencapai 72 ton,” jelasnya.

Pemprov Banten menegaskan komitmennya dalam memperkuat program ketahanan dan swasembada pangan sebagai bagian dari pencapaian Astacita Presiden Prabowo Subianto.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Ketua Fraksi PAN Desi Ferawati Kunjungi Dapur Umum di Carenang dan Tanara, Pastikan Logistik Aman

Pemerintahan

Disdukcapil Kabupaten Serang Buka Layanan Administrasi Kependudukan Bagi Warga Terdampak Banjir

Pemerintahan

DPRD Kabupaten Serang Tekankan Sinergi Penanggulangan Dampak Banjir

Pemerintahan

DKPP Kabupaten Serang Salurkan Bantuan Benih Padi bagi Petani Terdampak Banjir

Pemerintahan

Pemkab Serang Teken Kerja Sama tentang LP2B Akses Tol RS Adhyaksa dengan DPUPR Banten

Pemerintahan

Resmikan Puskesmas Kibin, Bupati Ratu Zakiyah Ingatkan Dahulukan Layanan dari Sisi Kemanusiaan

Pemerintahan

Datangi Pemkab Serang, PT PWI 1 Bakal Buka Usaha Baru di Lahan 15 Hektare

Pemerintahan

Pemprov Banten Matangkan Skema Sekolah Gratis untuk Madrasah Aliyah Swasta