SERANG, PUBLISIA.ID-Gunung Anak Krakatau kembali mengeluarkan kepulan asap pekat ke udara, Senin 17 Agustus 2026.
Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda itu sudah terjadi sejak Minggu 16 Agustus 2026.
Berdasarkan pemantauan BMKG, erupsi Gunung Anak Krakatau itu masih terus terjadi pada Senin 17 Agustus 2026.
Informasi yang diterima Publisia dari KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau menyebutkan bahwa telah terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau pada tanggal 17 Agustus 2026 pukul 15.15 WIB dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 400 m di atas puncak (sama dengan 557 m di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah timur. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 48 mm dan durasi kurang lebih 2 menit 12 detik.
Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi agar masyarakat/pengunjung/wisatawan/pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif. ***



















