Home / Pemerintahan

Rabu, 8 April 2026 - 13:38 WIB

Wagub Dimyati Minta BAZNAS Provinsi Banten Buat Terobosan Pengelolaan Zakat

SERANG, PUBLISIA.ID – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mendorong Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk melakukan inovasi dan terobosan untuk meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Apalagi, BAZNAS menjadi salah satu pendukung program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.

Hal itu disampaikan Dimyati dalam Rapat Koordinasi dengan BAZNAS Provinsi Banten di Kelurahan Cimuncang, Kota Serang, Selasa (7/4/2026). Dalam kesempatan itu, ia juga menunaikan zakat melalui BAZNAS.

“BAZNAS adalah lembaga pemerintah nonstruktural sehingga harus bisa membantu pemerintah, termasuk dalam pemberantasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat. Sifatnya membantu pemerintah di bidang cash program,” ucapnya.

Oleh sebab itu, BAZNAS menurut Dimyati harus memiliki program strategis dengan perencanaan yang matang. Dari perencanaan tersebut kemudian dirumuskan rencana aksi atau visi dan misi.

“Bantuan BAZNAS cukup efektif. BAZNAS juga harus melakukan inovasi atau terobosan berbeda agar terjadi peningkatan,” pesannya.

Baca Juga  Jadi Penyebab Banjir, Wali Kota Cilegon Bongkar Bangli di Ciwandan

“Dalam operasional harus efektif dan efisien, jangan high cost,” kata Dimyati menambahkan.

Dalam kesempatan itu, Dimyati juga kembali menekankan pengelolaan zakat yang harus tepat sasaran. Misalnya, program untuk bantuan renovasi Rumah Tidak Layah Huni (RTLH) untuk masyarakat yang sudah tidak produktif atau lansia dan disabilitas.

Di samping itu, bantuan juga harus tepat sasaran berdasarkan informasi di lapangan. Dimyati mengaku, saat di lapangan, dirinya pernah didatangi seorang lansia yang meminta bantuan untuk renovasi RTLH.

Sementara untuk yang masih produktif atau generasi muda, BAZNAS bisa bergerak di bantuan permodalan. Jika perlu, menurutnya fokus pada orang yang berhak menerima zakat.

“Pilihlah mustahik yang betul-betul membutuhkan,” katanya.

Dalam laporannya, Ketua BAZNAS Provinsi Banten Wawan Wahyuddin menyampaikan, dalam masa tiga bulan bekerja setelah dilantik, BAZNAS telah melaksanakan tugas pengumpulan, pendistribusian, pengendalian dan pelaporan zakat, infak, dan sedekah. Wawan juga mengungkapkan rencana BAZNAS Provinsi Banten yang akan meluncurkan gerakan infak pelajar tingkat SMA dan SMK pada 10 April mendatang.

Baca Juga  Kemensos dan Kemenkop Teken PKS Pemberdayaan KPM melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

“Serta rencana sosialisasi zakat, infak, sedekah kepada pelaku industri di Cikupa, Kabupaten Tangerang,” katanya.

Dalam rapat juga disampaikan bahwa hingga Maret 2026, pengumpulan zakat, infak, sedekah di Provinsi Banten mencapai Rp 12 miliar. Dengan rincian sekitar 70 persen atau Rp 8 miliar dikelola oleh UPZ BAZNAS Pemerintah Provinsi Banten, sedangkan 30 persen atau Rp 4 miliar dikelola oleh BAZNAS Provinsi Banten. Untuk zakat, infak, sedekah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Banten, dalam satu tahun bisa mencapai Rp 19 miliar atau Rp 1,6 miliar per bulan. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

PT Sarana Catur Tirta Kelola Resmikan Sertifikasi Halal, Perkuat Kepatuhan dan Standar Operasional

Pemerintahan

Pemkab Serang dan Bank Banten Sepakati Penempatan RKUD di Bank Banten

Pemerintahan

Rawan Disalahgunakan, Gubernur Andra Soni Setuju Usulan Kepala BNN Larang Vape

Pemerintahan

Sikapi Usulan Kepala BNN, Anggota DPRD Banten Riyan Hidayat Dukung Regulasi Ketat Larangan Vape

Pemerintahan

Wagub Dimyati Minta Guru Raudhatul Athfal di Banten Inovatif Menjawab Tantangan Teknologi

Pemerintahan

Bupati Serang Pastikan Korban Dugaan Pelecehan Seksual di Waringinkurung dapat Perlindungan Hukum

Pemerintahan

Diam-diam Tinjau Jalan Rusak, Bupati Serang Ratu Zakiyah Desak DPUPR Segera Dibangun

Pemerintahan

Mantap, Program Integrasi Lintas Sektor di Carenang Berlangsung Semarak