Home / Pemerintahan

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:48 WIB

Gubernur Andra Soni Kebut Normalisasi Sungai Cirarab untuk Cegah Banjir Tangerang Raya

TANGERANG, PBLISIA.ID – Upaya menormalisasi Sungai Cirarab di Kabupaten Tangerang terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Pada Selasa (24/2/2026), Gubernur Andra Soni melakukan peninjauan normalisasi di sungai yang menjadi penyebab banjir di wilayah Pasar Kemis di Kabupaten Tangerang dan Periuk di Kota Tangerang.

Peninjauan oleh Andra Soni dilakukan sebagai tindak lanjut rapat koordinasi bersama Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSC2), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang dan Pemerintah Kota Tangerang dan Tangerang Selatan (Tangsel). Banjir terjadi diduga akibat pendangkalan yang terjadi di Cirarab.

“Sepanjang Sungai Cirarab ini harus dinormalisasi. Kalau tidak, daya tampung airnya sangat terbatas dan saat musim hujan tinggi masyarakat masih berpotensi terdampak banjir,” kata Andra Soni.

Ia mengatakan, progres normalisasi sudah terlihat di sepanjang Sungai Cirarab. Namun, Andra Soni meminta sepanjang aliran Sungai Cirarab tetap harus dinormalisasi secara menyeluruh. Karena jika tidak, daya tampung sungai terbatas dan berpotensi menyebabkan banjir saat terjadi curah hujan tinggi.

Andra Soni juga menyebut, upaya normalisasi ini menjadi tanggung jawab bersama. Dibutuhkan sinergi antara BBWSC2 dan pemerintah daerah di Tangerang Raya. Masyarakat juga diminta agar menjaga kebersihan sungai dan tidak membuang sampah sembarangan.

Baca Juga  Bukan Soal Indra dan Andra: Perbaiki Sekolah

“Saya minta kepada masyarakat, jangan membuang sampah di tempat yang tidak semestinya, apalagi di sungai. Mari kita jaga sungai kita,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten Arlan Marzan mengatakan, pihaknya sudah menurunkan satu unit alat berat untuk mendukung normalisasi Sungai Cirarab. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi penanganan banjir dan bentuk tanggung jawab bersama untuk normalisasi Cirarab.

“Kami mulai tindak lanjut pada 3 Februari, segmen provinsi dengan panjang normalisasi yang ditangani sepanjang 700 meter dan saat ini segmen tersebut telah kami selesaikan. Kami juga membantu percepatan di segmen Kota Tangerang agar penanganannya lebih cepat,” ungkap Arlan.

Secara keseluruhan, normalisasi di Sungai Cirarab akan dilakukan sepanjang 4,85 kilometer. Terdiri dari segmen Pemprov Banten sepanjang 700 meter, Pemkot Tangerang 550 meter, Pemkab Tangerang 2,4 kilometer dan BBWSC2 sepanjang 1,2 kilometer.

Baca Juga  Pakar Komunikasi Pembangunan Kumpul di FISIP Untirta Bahas soal Kemiskinan

“Berdasarkan koordinasi dengan BBWSC2, kita targetkan normalisasi selesai di akhir Maret 2026, terlebih saat ini kondisi hujan mulai mereda jadi dapat lebih cepat. Normalisasinya dilakukan dari hulu hingga hilir,” katanya.

Di tempat yang sama, Plt Kepala BBWSC2 Ahmad Viktor menyampaikan, pihaknya turut menurunkan satu unit alat berat jenis long arm untuk melakukan normalisasi sepanjang 1,2 kilometer. Meskipun kewenangan sungai ini ada di pihaknya, normalisasi dibantu lintas sektor secara kolaboratif. Makanya, ia sangat berterima kasih atas kepedulian Gubernur Banten Andra Soni pada penanganan Sungai Cirarab. 

“Memang kewenangan Sungai Cirarab berada pada BBWSC2, namun atas kepedulian beliau saat banjir beberapa waktu lalu, penanganan bisa dilakukan secara kolaboratif,” ujarnya.

Viktor menambahkan, kolaborasi normalisasi Sungai Cirarab diharapkan menjadi proyek percontohan untuk penanganan sungai lainnya di Indonesia. Misalnya untuk penanganan Kali Angke dan sungai-sungai lain yang berpotensi menimbulkan banjir.

“Ini juga menunjukkan kepedulian pemerintah pusat dan daerah kepada masyarakat yang terdampak banjir, dan aksinya langsung dalam waktu singkat bisa kita lihat,” ujarnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

BPR Serang Bagikan Ratusan Paket Sembako

Pemerintahan

Wagub Dimyati Ajak Warga Cilegon Perkuat Solidaritas Sosial di Bulan Ramadan

Pemerintahan

Buka Bazar Murah, Bupati Serang Ratu Zakiyah Pastikan Stok Pangan Selama Ramadhan Aman

Pemerintahan

Program BPJS Gratis Perluas Akses Layanan, Dinkes Cilegon Tekankan Perlindungan Kesehatan Warga

Pemerintahan

Pemkot Cilegon dan KANWIL DITJEN Pemasyarakatan Banten Tandatangani MoU Optimalisasi Pembinaan Warga Binaan

Pemerintahan

Kolaborasi Koperasi Desa Merah Putih dan Program PKH dan Sembako Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

Pemerintahan

Kemensos dan Kemenkop Teken PKS Pemberdayaan KPM melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

Pemerintahan

Dinkes Kabupaten Serang Klarifikasi Soal Keluhan Layanan Puskesmas Carenang