Home / Pemerintahan

Kamis, 19 Februari 2026 - 12:13 WIB

Gerak Cepat, 16 TPT Rusak Pascabanjir di Cilegon Langsung Dieksekusi Februari Ini

CILEGON, PUBLISIA.ID – Pemkot Cilegon bergerak cepat menangani dampak banjir yang merusak infrastruktur di sejumlah wilayah. Sebanyak 16 titik tembok penahan tanah (TPT) yang mengalami kerusakan dipastikan mulai dieksekusi perbaikannya pada Februari ini.

Plt Sekda Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, mengatakan langkah percepatan tersebut diputuskan dalam rapat penanganan pascabanjir. Dimana rapat yang dipimpin langsung Wali Kota Cilegon, Robinsar, bersama sejumlah dinas terkait, telah dilaksanakan beberapa waktu lalu.

“Kurang lebih ada 16 lokasi dengan variasi kerusakan. Data sudah kami terima dari lurah dan camat, sekarang Dinas PU sedang menghitung kebutuhan teknis dan anggaran,” kata Aziz saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (18/2/2026).

Baca Juga  Kunjungi PT Polyplex Cikande, Bupati Serang Ratu Zakiyah Pastikan Industri Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Ia menegaskan, proses perbaikan tidak akan berlarut-larut. Pekerjaan akan dilakukan secara paralel agar seluruh titik bisa segera tertangani dan fungsi saluran air kembali normal.

“Kalau kerusakannya hanya beberapa meter, dua minggu bisa selesai. Karena dikerjakan paralel, targetnya satu sampai dua bulan sudah tuntas,” ujarnya.

Menurut Aziz, perbaikan TPT menjadi prioritas agar aliran air tidak terganggu dan potensi banjir susulan bisa ditekan. Untuk sementara, anggaran yang digunakan berasal dari pos pemeliharaan rutin.

“Apabila dalam perhitungan teknis anggaran tersebut belum mencukupi, Pemkot membuka opsi perubahan parsial untuk menutup kekurangan kebutuhan biaya,” terangnya.

Baca Juga  KKM 61 Uniba Aktif Dalam Kegiatan Posyandu Meningkatkan Gizi dan Layanan Ibu-Balita Margaluyu Lebak

Selain penanganan oleh pemerintah, pihak industri juga diminta melakukan pembenahan saluran di kawasan masing-masing. Aziz menyebut normalisasi dan peningkatan dimensi saluran di wilayah industri, termasuk Ciwandan, sudah mulai berjalan.

“Upaya normalisasi saluran air di area industri pun sedang berjalan,” tuturnya.

Ia juga mengakui faktor air laut pasang menjadi salah satu penyebab genangan di beberapa titik. Ke depan, Pemkot Cilegon akan mengevaluasi kemungkinan penambahan pintu air guna mencegah aliran balik dari laut ke darat.

“Mudah-mudahan dengan langkah cepat ini, infrastruktur kembali optimal dan banjir tidak terulang,” tutupnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Gubernur Banten Andra Soni Minta OPD Kooperatif Demi Pertahankan Opini WTP BPK

Pemerintahan

Tangani Sampah, Pemkab Serang Dorong Pembangunan dan Optimalisasi TPS 3R

Pemerintahan

Wali Kota Cilegon Hadiri Salat Tarawih Perdana Ramadan 1447 H di Masjid Agung Nurul Ikhlas

Pemerintahan

PAN Bersama PKS, NasDem, dan PKB Dorong Perubahan Perda Pengelolaan Sampah

Pemerintahan

Sidak Harga Pangan Jelang Ramadhan, Pemkot Cilegon Ingin Pastikan Stok Aman dan Harga Terkendali

Pemerintahan

Pemprov Banten Dorong Koperasi Jadi Penggerak UMKM untuk Perkuat Rantai Pasok dan Akses Pasar

Pemerintahan

Biaya Masuk PTN Tinggi, Prof Furtasan Minta Standar Pembiayaan Lebih Terukur

Pemerintahan

Bupati Serang Buka Capability Building Kepala Perangkat Daerah dan Camat