Home / Pemerintahan

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:34 WIB

DKPP Kabupaten Serang Pastikan Beri Bantuan Bibit Benih untuk 2.175 Hektare Lahan Pertanian Terdampak Banjir

SERANG, PUBLISIA.ID – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Serang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian atau DKPP, memastikan akan memberikan bantuan bibit benih kepada para petani untuk luas lahan 2.175 hektare yang terdampak banjir. Dari jumlah luas tersebut, 519 hektare lahan pertanian dinyatakan puso atau gagal panen.

“Untuk data saat ini yang puso 519 hektare. Upaya tercepatnya, semua yang terdampak kita ajukan bantuan benih, perhektare itu 25 kilo bibit benih itu di kali ada 2.175 hektare akan kita ajukan ke Kementerian Pertanian. Termasuk juga yang puso,” kata Kepala DKPP Kabupaten Serang, Suhardjo melalui keterangan tertulisnya pada Rabu, 4 Februari 2026.

Dijelaskan Suhardjo, jika tahun-tahun sebelumnya hanya tanaman padi mengalami puso saja yang mendapatkan bantuan bibit benih untuk saat ini seluas 519 hektare. Namun, tidak untuk tahun ini semua lahan tanaman padi yang terdampak banjir akan di berikan bantuan benih.

“Semua yang terdampak banjir akan mendapatkan bantuan supaya cepat tanam kembali, mumpung masih hujan untuk mengejar produksi. Targetnya kita di 2026 ini ekspor, tingkat nasional itu ekspor. Kabupaten Serang adalah bagian dari Provinsi Banten dimana Banten itu adalah urutan ke 8 di tingkat nasional, kita harus support itu,” jelasnya.

Baca Juga  Diskoumperindag Kabupaten Serang Gelar Pelatihan Manajemen Pemasaran Bagi Pengurus KDMP

Lebih lanjut Suhardjo menjelaskan, untuk bantuan bibit benih untuk para petani tidak harus menunggu tahun depan meski diajukan tahun ini. Katanya, saat ini di ajukan dan dalam waktu dekat akan segera menerima bantuan tersebut.

“Gak harus menunggu tahun depan, kita ajukan tahun ini. Hari ini mau saya teken permohonannya, yang mungkin dalam waktu ga terlalu lama akan segera turun bantuan benihnya,” ucapnya.

Dengan demikian, Suhardjo berharap kedepan cuaca segera sudah membaik tidak ada bencana banjir dan para petani bisa segera mengolah lahan pertaniannya.

“Karena yang terdampak dan yang puso ini pasti harus olah lahan kembali. Nah ini yang kita belum punya anggaran untuk biaya olah lahan, kita belum memberikan itu, kita hanya untuk bantuannya adalah benih,” terangnya.

Baca Juga  PMI Kota Cilegon Kirim Personel Logistik ke Gudang Darurat PMI Pusat untuk Respon Bencana di Sumatera

Suhardjo mengimbau agar para petani kembali mengolah lahan agar lebih hati-hati dengan melihat cuaca. Pihaknya juga akan memantau dampak bencana banjir banyaknya hama terutama keong dan sebagainya.

“Nanti koordinasi dengan kami, kami sudah menyiapkan racun untuk pembasmi keong dan sebagainya akan kita upayakan per dan kita siapkan. Sehingga antisipasinya supaya kita bisa panen dengan baik, dan hasilnya di 2026 ini akan tercapai targetnya,” ungkapnya.

Disisi lain, Suhardjo juga memastikan akan telusuri penyebab banjir yang terjadi beberapa pekan terakhir apakah pendangkalan, salurannya, atau mungkin jaringan irigasi yang rusak.

“Itu akan kita telusuri, nanti kita akan cobakan untuk usulan ke BBWSC3 atau ke DPUPR Banten, DPUPR Kabupaten Serang untuk merehab saluran-saluran itu,” paparnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Sekda Zaldi Sebut Manajemen Talenta Semua ASN Miliki Peluang Didorong Duduki Jabatan Tertentu

Pemerintahan

Wali Kota Cilegon Robinsar Tekankan Musrenbang Harus Hasilkan Program Nyata untuk Masyarakat

Pemerintahan

Ketua Dewan Kebudayaan Kota Cilegon Pimpin Pansus Raperda Pemajuan Kebudayaan Daerah

Pemerintahan

Bupati Serang Ratu Zakiyah Raih Penghargaan Top Pembina BUMD 2026

Pemerintahan

Wagub Dimyati Sampaikan Pentingnya Harmonisasi NU dan Pemprov Banten

Pemerintahan

Gubernur Andra Soni Apresiasi Kontribusi Mathla’ul Anwar dalam Membangun Pendidikan dan Umat di Banten

Pemerintahan

Mudahkan Nilai Kinerja ASN, Pemkab Serang Terapkan Manajemen Talenta

Pemerintahan

Jembatan Cikotak Dibangun, Bupati Ratu Zakiyah Yakini Banyak Dampak Positif