Home / Pemerintahan

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:22 WIB

Bencana Longsor, Gerak Cepat DPUPR Kabupaten Serang Bangun Bronjong di Padarincang

PADARINCANG, PUBLISIA.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang Gerak cepat dalam penanganan dampak dari bencana banjir dan longsor lainnya di Kabupaten Serang. Salah satunya, saat ini tengah membangun Bronjong sepanjang 60 meter dengan ketinggian 3 meter di bantaran Sungai Cilehem tepatnya di Kampung Cilehem, Desa Curug Goong, Kecamatan Padarincang.

Sebelumnya, lokasi tersebut mengalami longsor akibat gerusan air aliran Sungai Cilehem dampak dari tingginya intensitas hujan pada 27 sampai 28 Desember 2025 lalu. Akibatnya sedikitnya 4 rumah terdampak longsor tersebut.

“Kami dari Dinas PUPR saat ini sedang meninjau lokasi pemasangan Bronjong di Kampung Cilehem, Desa Curug Goong, Kecamatan Padarincang dimana sebelumnya telah terjadi longsor,” kata Kepala Bidang (Kabid) Penataan Bangunan pada DPUPR Kabupaten Serang, Ade Irfansyah di lokasi pada Selasa, 27 Januari 2026.

Dijelaskan Ade, bencana longsor terjadi berupa gerusan oleh aliran Sungai Cilehem menyebabkan dinding sungai mengalami longsor. Sehingga dampaknya, menyebabkan sedikitnya 4 rumah mengalami kritis, dimana bibir sungai sudah mendekati dinding bangunan rumah warga.

Baca Juga  Hari Pramuka ke-64, Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Pangan

“Ada 4 rumah yang terdampak (longsor),” ucapnya.

Dengan kondisi tersebut, sebut Ade, DPUPR Kabupaten Serang mencoba menangani dengan pemasangan Bronjong sepanjang 60 meter dengan ketinggian 3 meter. Diharapkan dengan pemasangan Bronjong ini dapat menjawab permasalahan bagi warga di Kampung Cilehem, Desa Curug Goong, Kecamatan Padarincang.

“Harapannya kedepan tidak terjadi lagi longsor, artinya dengan penanganan menggunakan Bronjong efektif untuk menangani kelongsoran di lokasi Kampung Cilehem, Desa Curug Goong, Kecamatan Padarincang,” paparnya.

Adapun untuk pelaksanaan pemasangan Bronjong, sebut Ade, sudah dimulai setelah 3 hari terjadinya longsor atau sekitar 5 Januari 2026.

“Ini atas instruksi Ibu Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah melalui Kepala DPUPR Pak Ronny Natadipraja kami diperintahkan untuk segera menangani kelongsoran ini,” terangnya.

Baca Juga  Wali Kota Cilegon Pastikan Tidak Ada Kebocoran Pipa dan Kebocoran Tangki di PT Vopak

Salah satu warga Saefullah menyampaikan terima kasih kepada Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah atas respon cepat membangun bronjong.

“Mudah-mudahan tidak ada lagi longsor dengan dibangunnya bronjong. Terima kasih Ibu Bupati Serang,” ujarnya.

Tak hanya di Kecamatan Padarincang, Kabid Penataan Bangunan pada DPUPR Kabupaten Serang, Ade Irfansyah beserta jajaran melanjutkan meninjau pembangunan tembok penahan tanah atau TPT di sekitar Halaman Kantor Kecamatan Ciomas tepatnya di Kampung Kurung Kotok, Desa Panyaungan Jaya akibat longsor.

“Longsor disebabkan TPT belakang kantor kecamatan jebol akibat derasnya saluran air dampak intensitas tingginya curah hujan, terjadi sekitar awal Januari 2026,” kata Camat Ciomas Ugun Gurmilang.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak DPUPR, Ugun bersyukur langsung direspon dan langsung dilakukan pembangunan TPT lantaran sebagai akses jalan warga Kampung Kurung Kotok.

“Untuk panjang pembangunan TPT sekitar 30 meter,” katanya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Wali Kota Cilegon Robinsar Tingkatkan Komitmen Kesejahteraan Buruh

Pemerintahan

393 Jamaah Haji Kloter 11 Kota Cilegon Resmi Dilepas, Wali Kota Robinsar Titip Doa dan Pesan Jaga Kesehatan di Tanah Suci

Pemerintahan

Pemkot Cilegon Berkomitmen Hadirkan Pendidikan yang Layak dan Ramah bagi Semua

Pemerintahan

May Day 2026, Bupati Serang Harap Investasi Terus Tumbuh Ciptakan Lapangan Pekerjaan

Pemerintahan

Program Zakiyah Bupati Serang Beri Bantuan Hukum Anak Korban Asusila di Waringinkurung

Pemerintahan

Ziarah ke Makam Bapak Pembangunan Kota Cilegon, Wali Kota Robinsar Ajak Teladani Perjuangan Tb Aat Syafaat

Pemerintahan

Momentum HUT ke 27 Kota Cilegon, Pemkot Cilegon Gelar Riung Mungpulung

Pemerintahan

Tinjau SMPN 2 Tirtayasa, Bupati Serang Pastikan 3 Ruang Kelas Direvitalisasi Tahun Ini