Home / Pemerintahan

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:02 WIB

Pemkot Cilegon Siapkan Strategi Responsif Hadapi Bencana Banjir

CILEGON, PUBLISIA.ID – Pemkot Cilegon menyiapkan strategi responsif dalam menghadapi potensi bencana, khususnya banjir. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari arah kebijakan pembangunan daerah yang akan dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027.

Diantaranya, Pemkot Cilegon akan memprioritaskan penanganan banjir mulai dari tahap pencegahan, mitigasi, risiko, hingga penanganan pascabencana. Selain itu, program pemulihan rumah warga terdampak akan diintegrasikan dengan program rumah layak huni, serta penguatan sektor sumber daya air dan pengelolaan sungai.

Plt Kepala Bappedalitbang Kota Cilegon Ahmad Jubaedi mengatakan, Walikota Cilegon Robinsar menjadi penggerak utama pada kebijakan ini. Dimana Robinsar memang memberikan perhatian serius terhadap persoalan banjir di Kota Cilegon.

Baca Juga  Senator Asal Banten Kunjungi UIN SMH Banten, Tantangan Ini yang Dibahas

“Pak Wali sangat memperhatikan penanganan banjir, baik dari sisi pencegahan, mitigasi, hingga penanganan pascabencana,” kata Jubaedi, saat ditemui pada Senin (12/1/2026).

Di sisi lain, kata Jubaedi, persoalan banjir selalu muncul setiap tahun. Karena itu, pemerintah daerah menilai perlu adanya langkah strategis yang lebih terencana dan responsif.

Salah satunya, Pemkot Cilegon mendorong inovasi penanganan bencana hingga tingkat kewilayahan. Kecamatan juga akan diperkuat dengan program bufer stock logistik, dapur umum, serta anggaran siaga bencana agar mampu merespons cepat saat bencana terjadi.

“Kami dorong pendelegasian kewenangan ke kecamatan. Jadi tidak hanya di Dinas Sosial, tetapi kecamatan juga memiliki kesiapan anggaran dan logistik sesuai peta rawan bencana,” ujarnya.

Baca Juga  Apel Pagi Bersama, Ini Pesan Sekda Cilegon Maman Mauludin

Kebijakan ini akan mulai diformalkan dalam dokumen RKPD 2027 dan menjadi pedoman program pembangunan Kota Cilegon ke depan. Fokus penguatan berada pada wilayah-wilayah yang masuk dalam peta rawan banjir di Kota Cilegon, dengan pendekatan kolaboratif antara pemerintah kota, kecamatan, dan masyarakat.

“Melalui strategi ini, Pemkot Cilegon bisa menangani bencana dengan lebih cepat, terukur, dan tepat sasaran. Ini demi wujudkan kota yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh warga,” harap Jubaedi. (sdk/red)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

DPRD Kabupaten Serang Tekankan Sinergi Penanggulangan Dampak Banjir

Pemerintahan

DKPP Kabupaten Serang Salurkan Bantuan Benih Padi bagi Petani Terdampak Banjir

Pemerintahan

Pemkab Serang Teken Kerja Sama tentang LP2B Akses Tol RS Adhyaksa dengan DPUPR Banten

Pemerintahan

Resmikan Puskesmas Kibin, Bupati Ratu Zakiyah Ingatkan Dahulukan Layanan dari Sisi Kemanusiaan

Pemerintahan

Datangi Pemkab Serang, PT PWI 1 Bakal Buka Usaha Baru di Lahan 15 Hektare

Pemerintahan

Pemprov Banten Matangkan Skema Sekolah Gratis untuk Madrasah Aliyah Swasta

Pemerintahan

Dari Stadion hingga Mall, Ini deretan Venue Unik POPDA XII Banten 2026 di Kota Cilegon

Pemerintahan

Pemkot Cilegon Lakukan Monitoring Lapangan ke 33 SPPG untuk Percepatan Program Makan Bergizi Gratis