Home / Pemerintahan

Senin, 29 Desember 2025 - 23:14 WIB

Gubernur Andra Soni Terima Sabuk Kehormatan Pendekar dari Satria Muda Indonesia

SERANG, PUBLISIA.ID – Gubernur Banten Andra Soni, dianugerahi Sabuk Kehormatan sebagai Pendekar Kehormatan oleh Pengurus Pusat Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia (SMI). Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan kontribusi nyata Andra Soni dalam upaya pengembangan serta pelestarian seni bela diri pencak silat.

​Prosesi penyerahan sabuk kehormatan tersebut dilaksanakan pada acara penutupan Training of Trainer (ToT) dan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia yang berlangsung di Ballroom Hotel Marbella Anyer, Kabupaten Serang, Senin (29/12/2025).

​”Alhamdulillah, kita baru saja menutup kegiatan Training of Trainer dan Ujian Kenaikan Tingkat yang digelar oleh Satria Muda Indonesia,” ujar Andra Soni usai acara.

​Menurut Andra, SMI merupakan salah satu perguruan yang konsisten menjaga dan merawat warisan budaya pencak silat bersama perguruan-perguruan lainnya. Ia berharap momentum ini menjadi penyemangat bagi seluruh anggota perguruan.

Baca Juga  Tingkatkan Kualitas Standar pelayanan, Dindikbud Gelar Konsultasi Publik Tahun 2025

​”Satria Muda Indonesia terus melestarikan pencak silat. Diharapkan para pelatih dan peserta didik dapat bersama-sama terus mengembangkan perguruan Satria Muda Indonesia,” tuturnya.

​Dalam kesempatan tersebut, Andra juga mengajak keluarga besar SMI, khususnya di Provinsi Banten, untuk mengambil peran aktif dalam mendukung program pemerintah daerah. Sinergi antara perguruan silat dan pemerintah dinilai penting untuk kemajuan wilayah.

​”Kita harap dukungan ini dapat diberikan kepada Pemprov Banten. Mari kita bersama-sama mengawal percepatan pembangunan di daerah,” imbuh Andra.

​Sementara itu, Ketua Harian Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia, Erizal Chaniago, menjelaskan bahwa kegiatan ToT dan UKT ini merupakan program pengurus pusat yang dilaksanakan secara nasional.

Baca Juga  Forum OPD, Diskominfo Kabupaten Serang Gagas Smart City sampai tingkat RW

​”Program nasional ini kami bagi pelaksanaannya di beberapa lokasi. Untuk wilayah Banten, kegiatan diikuti sekitar 140 peserta yang berasal dari Banten, Jakarta, Kalimantan Selatan, Jawa Tengah, dan Lampung,” jelas Erizal.

​Erizal menambahkan, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk konsolidasi organisasi serta sosialisasi regulasi terbaru. Hal ini penting untuk memastikan seluruh pelatih dan atlet memahami standar kompetisi yang berlaku.

​”Tujuannya untuk mengkonsolidasikan organisasi sekaligus menyosialisasikan peraturan-peraturan baru yang dikeluarkan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Supaya dalam menghadapi PON nanti, penerapan peraturan ini bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Atensi Penuh Pemerintah Pusat: Menhub dan Wamenhub Intens Tinjau Pelabuhan Ciwandan Kawal Angkutan Lebaran 2026

Pemerintahan

Ketua TP PKK Lampung Ucapkan Selamat untuk Peratin Talang Bamban, Dorong Pengembangan Wisata

Pemerintahan

Menteri Perhubungan Tinjau Pelabuhan Ciwandan, Pastikan Kelancaran Angkutan Lebaran 2026 Berjalan Optimal

Pemerintahan

Pemkot Cilegon Berangkatkan 50 Bus Mudik Gratis Penuh Berkah, Layani Lebih dari 2.000 Pemudik

Pemerintahan

8 Tahun Terkatung-katung, Polemik Lahan SDN Inpres Cikeusal Tuntas di Era Bupati Ratu Zakiyah

Pemerintahan

Wagub Dimyati Bahas Penguatan Bangsa di Forum Kebangsaan Bersama Menkopolkam

Pemerintahan

Pererat Sinergi, Gubernur Andra Soni Hadiri Safari Ramadan di Polda Banten

Pemerintahan

Mantan Napiter ICT, BPU dan GCB Pererat Silaturahmi Ramadan, Serukan Persatuan Bangsa