Home / Pemerintahan

Senin, 22 Desember 2025 - 20:32 WIB

Minimalisir Risiko Banjir, Walikota Robinsar Pantau Normalisasi di Pintu Air Kubangsari

CILEGON, PUBLISIA.ID – Untuk meminimalisir risiko banjir yang kerap terjadi akibat sedimentasi dan tersumbatnya jalur air, Pemerintah Kota Cilegon bergerak cepat dengan melakukan normalisasi. Didampingi Plt Lurah Kubangsari Siti Badiah dan sejumlah pejabat terkait, Walikota Cilegon Robinsar memantau proses normalisasi di wilayah Pintu Air, Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan, Jumat (19/12/2025).

“Harini kita ada di wilayah Kubangsari, Pintu Air. Kita menindaklanjuti hasil kunjungan bersama lurah dan camat. Kita sudah petakan berbagai persoalan, terutama sedimentasi,” kata Robinsar.

Lanjutnya, selain sedimentasi yang membuat pendangkalan saluran air, juga terdapat keterbatasan akses alat berat di beberapa titik. “Karena keterbatasan akses, yang bisa dijangkau dengan alat berat kita pakai alat berat. Kalau yang bisa dijangkau dengan personil, kita turunkan,” tuturnya.

Robinsar mengungkapkan, persoalan lain yang menjadi perhatian adalah tertutupnya jalur air di kawasan Krakatau Steel (KS). Menurutnya, pihak KS sudah merespon secara positif dan mulai membuka kembali jalur-jalur air yang melintasi kawasan industri.

Baca Juga  Andra Soni Tinjau Jembatan Bambu di Lebak

“Ini hanya jangka pendek saja, kedepan perlu ada pelebaran supaya akses air luas dan lebar sehingga bisa menampung air lebih optimal lagi. Nanti kita minta persetujuan KS supaya jalur aliran air di wilayah KS bisa lancar,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Robinsar menuturkan bahwa bangunan-bangunan liar yang berdiri di atas jalur air akan menjadi perhatian serius. Pemkot akan melakukan pembongkaran terhadap bangunan yang terbukti menghambat aliran air.

“Saya minta kesediaan para pemilik yang mengklaim atau mungkin berada di atas tanah yang bukan haknya karena ini mengganggu jalur air, akhirnya berdampak ke semua masyarakat,” tuturnya.

Ia pun meminta lurah setempat untuk mengkondisikan dan mengoordinasikan masyarakat agar proses penanganan dapat berjalan lancar. Sebagai bagian dari normalisasi, Robinsar mengatakan bahwa kerjasama dengan industri sudah dilakukan dengan adanya pengerukan akses air di wilayah sekitar industri masing-masing.

Baca Juga  Mindful Movement dalam Salat: Raga Sehat, Pikiran Jernih dan Hati Damai

“Jadi hari ini kita ada normalisasi, pembukaan akses air ke luar wilayah Krakatau Steel dan Posco dan ada pembongkaran rumah-rumah yang menghalangi jalur air,” katanya.

Sementara itu, Plt Lurah Kubangsari Siti Badiah mengaku sangat mengapresiasi langkah cepat dari Pemerintah Kota Cilegon dalam menangani persoalan banjir di wilayahnya. “Terimakasih Pak Walikota atas kunjungan dan satset-satsetnya untuk eksekusi penanganan banjir di wiliyah kami. Tentunya kami mengucapkan terimakasih dan semoga tidak banjir lagi,” harapnya.

Diketahui, Pemerintah Kota Cilegon menegaskan normalisasi ini merupakan langkah ikhtiar awal. Evaluasi lanjutan akan terus dilakukan agar pengendalian banjir berjalan optimal. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

KPK Apresiasi Tata Kelola dan Pencegahan Korupsi Pemerintahan Provinsi Banten

Pemerintahan

Gelar Musrenbang Kecamatan Pabuaran Alokasikan Disektor Pendidikan

Pemerintahan

Ketua Fraksi PAN Desi Ferawati Kunjungi Dapur Umum di Carenang dan Tanara, Pastikan Logistik Aman

Pemerintahan

Disdukcapil Kabupaten Serang Buka Layanan Administrasi Kependudukan Bagi Warga Terdampak Banjir

Pemerintahan

DPRD Kabupaten Serang Tekankan Sinergi Penanggulangan Dampak Banjir

Pemerintahan

DKPP Kabupaten Serang Salurkan Bantuan Benih Padi bagi Petani Terdampak Banjir

Pemerintahan

Pemkab Serang Teken Kerja Sama tentang LP2B Akses Tol RS Adhyaksa dengan DPUPR Banten

Pemerintahan

Resmikan Puskesmas Kibin, Bupati Ratu Zakiyah Ingatkan Dahulukan Layanan dari Sisi Kemanusiaan