Home / Pemerintahan

Selasa, 28 Oktober 2025 - 01:34 WIB

Wagub Dimyati Tegaskan UIN Banten Institusi Strategis dalam Perumusan Kebijakan Pembangunan

SERANG, PUBLISIA.ID – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk memperkuat kerja sama dengan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten dalam perumusan kebijakan strategis daerah. Menurutnya, sinergi ini penting untuk memastikan kebijakan daerah lebih tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Kontribusi kampus sangat dibutuhkan untuk kepentingan Banten. Kita bangun kolaborasi yang lebih luas sehingga keilmuan UIN benar-benar berdampak dalam menjawab persoalan di masyarakat,” ujar Dimyati saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-63 UIN SMH Banten di Auditorium Kampus Palima, Senin (27/10/2025).

Dimyati menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki kapasitas akademik yang sangat penting dalam membantu pemerintah mengidentifikasi persoalan dan menghadirkan solusi efektif bagi masyarakat. Ia juga mendorong agar analisis dan penelitian kampus turut memperkaya penyusunan kebijakan pemerintah. Salah satunya melalui kajian terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Banten agar implementasi program lebih tepat sasaran.

Menurut Dimyati, keberadaan UIN SMH Banten telah memberikan manfaat besar bagi daerah, baik melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia maupun penguatan karakter religius masyarakat. Ia menilai lulusan UIN memiliki dasar ilmu dan keagamaan yang sejalan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

“Pemerintah Provinsi Banten berterima kasih kepada UIN SMH Banten karena telah mencetak generasi muda yang cerdas, berilmu, beriman, dan bertakwa. Identitas religius ini menjadi kekuatan yang membedakan UIN dengan kampus umum lainnya,” katanya.

Makanya, ia berharap sinergi antara pemerintah dan kampus terus berkembang, termasuk dalam mendukung ketertiban sosial, penguatan moral masyarakat. Serta peningkatan daya saing daerah di bidang pendidikan dan riset.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) Kamaruddin Amin menyatakan dukungan penuh terhadap perluasan peran UIN SMH Banten dalam pembangunan sosial-keagamaan di daerah.

“Kami berharap kontribusi UIN itu nyata dan berdampak langsung. Banyak persoalan yang bisa dikerjakan bersama pemerintah daerah,” ujarnya.

Baca Juga  Decluttering, Cara AHM dan Gen-Z Jaga Lingkungan

Kamaruddin juga menyoroti urgensi kontribusi kampus terhadap isu lingkungan. Ia mendorong kampus untuk berperan dalam pengelolaan sampah, penyediaan air bersih, serta gerakan penghijauan melalui penguatan konsep ekoteologi yang dibutuhkan masyarakat.

“Banten harus hijau, harus berkontribusi terhadap pengendalian perubahan iklim. Dosen dan mahasiswa dapat mengambil peran, misalnya melalui penanaman pohon dan edukasi lingkungan,” jelasnya.

Kamaruddin menambahkan, Kemenag RI berharap peningkatan lima orang guru besar di UIN SMH Banten sejalan dengan peningkatan pengabdian kepada masyarakat sehingga manfaat keilmuan dapat dirasakan hingga lapisan paling bawah.

“Guru besar tidak hanya ada di kampus, tetapi juga hadir di tengah kehidupan masyarakat, bersama pemerintah daerah memajukan umat dan daerah,” tegasnya.

Peringatan Dies Natalis ke-63 UIN SMH Banten dimaknai sebagai momentum memperkuat kontribusi kampus dalam pembangunan Provinsi Banten melalui riset, inovasi, penguatan karakter, serta kolaborasi aktif dengan pemerintah daerah.

Wagub Dimyati Tegaskan UIN Banten Institusi Strategis dalam Perumusan Kebijakan Pembangunan

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk memperkuat kerja sama dengan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten dalam perumusan kebijakan strategis daerah. Menurutnya, sinergi ini penting untuk memastikan kebijakan daerah lebih tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Kontribusi kampus sangat dibutuhkan untuk kepentingan Banten. Kita bangun kolaborasi yang lebih luas sehingga keilmuan UIN benar-benar berdampak dalam menjawab persoalan di masyarakat,” ujar Dimyati saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-63 UIN SMH Banten di Auditorium Kampus Palima, Senin (27/10/2025).

Dimyati menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki kapasitas akademik yang sangat penting dalam membantu pemerintah mengidentifikasi persoalan dan menghadirkan solusi efektif bagi masyarakat. Ia juga mendorong agar analisis dan penelitian kampus turut memperkaya penyusunan kebijakan pemerintah. Salah satunya melalui kajian terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Banten agar implementasi program lebih tepat sasaran.

Baca Juga  Peringati Hari Kartini, Bupati Serang Ajak Kaum Perempuan Gali Potensi Diri

Menurut Dimyati, keberadaan UIN SMH Banten telah memberikan manfaat besar bagi daerah, baik melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia maupun penguatan karakter religius masyarakat. Ia menilai lulusan UIN memiliki dasar ilmu dan keagamaan yang sejalan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

“Pemerintah Provinsi Banten berterima kasih kepada UIN SMH Banten karena telah mencetak generasi muda yang cerdas, berilmu, beriman, dan bertakwa. Identitas religius ini menjadi kekuatan yang membedakan UIN dengan kampus umum lainnya,” katanya.

Makanya, ia berharap sinergi antara pemerintah dan kampus terus berkembang, termasuk dalam mendukung ketertiban sosial, penguatan moral masyarakat. Serta peningkatan daya saing daerah di bidang pendidikan dan riset.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) Kamaruddin Amin menyatakan dukungan penuh terhadap perluasan peran UIN SMH Banten dalam pembangunan sosial-keagamaan di daerah.

“Kami berharap kontribusi UIN itu nyata dan berdampak langsung. Banyak persoalan yang bisa dikerjakan bersama pemerintah daerah,” ujarnya.

Kamaruddin juga menyoroti urgensi kontribusi kampus terhadap isu lingkungan. Ia mendorong kampus untuk berperan dalam pengelolaan sampah, penyediaan air bersih, serta gerakan penghijauan melalui penguatan konsep ekoteologi yang dibutuhkan masyarakat.

“Banten harus hijau, harus berkontribusi terhadap pengendalian perubahan iklim. Dosen dan mahasiswa dapat mengambil peran, misalnya melalui penanaman pohon dan edukasi lingkungan,” jelasnya.

Kamaruddin menambahkan, Kemenag RI berharap peningkatan lima orang guru besar di UIN SMH Banten sejalan dengan peningkatan pengabdian kepada masyarakat sehingga manfaat keilmuan dapat dirasakan hingga lapisan paling bawah.

“Guru besar tidak hanya ada di kampus, tetapi juga hadir di tengah kehidupan masyarakat, bersama pemerintah daerah memajukan umat dan daerah,” tegasnya.

Peringatan Dies Natalis ke-63 UIN SMH Banten dimaknai sebagai momentum memperkuat kontribusi kampus dalam pembangunan Provinsi Banten melalui riset, inovasi, penguatan karakter, serta kolaborasi aktif dengan pemerintah daerah. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Program Sekolah Gratis Andra Soni Dongkrak Minat Siswa ke Sekolah Swasta

Pemerintahan

Pemkot Cilegon Gencarkan Sidak Pasar Jelang Idul Adha 1447 H

Pemerintahan

Dinas Pariwisata Banten Gandeng Wartawan Promosikan Destinasi Wisata dan Dongkrak Kunjungan Wisatawan

Pemerintahan

MUI Kabupaten Serang Puji Sikap Bupati, Tolak Rumah dan Mobil Dinas demi Kepentingan Rakyat

Pemerintahan

Rakor Forkopimda, Bupati Serang Bahas Berbagai Isu Jelang Idul Adha

Pemerintahan

Pemkot Cilegon dan OJK Banten Perkuat Sinergi Percepatan Akses Keuangan Daerah

Pemerintahan

Tahap Awal, Bank Banten Dipercaya Kelola BLUD RSUD Cilegon

Pemerintahan

Wali Kota Cilegon Robinsar Tingkatkan Komitmen Kesejahteraan Buruh