Home / Nasional

Rabu, 1 Oktober 2025 - 16:23 WIB

KEK Tanjung Lesung Sambut World Tourism Day 2025 Lewat Festival Kolecer

Tanjung Lesung, PUBLISIA.ID – Dalam rangka memperingati World Tourism Day 2025, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung menggelar Festival Kolecer pada tanggal 26–28 September 2025. Festival ini menghadirkan ratusan kolecer yang dipasang di sepanjang jalan kawasan Tanjung Lesung, tepatnya di depan Kantor Marketing Gallery -KEK Tanjung Lesung, dengan berbagai kreasi unik seperti burung, pesawat, perahu, hingga kolecer berpadu bunyi yang menghasilkan aneka suara meriah.


Kolecer, mainan tradisional khas masyarakat Sunda, telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sejak tahun 2017. Terbuat dari bambu atau kayu yang kering, lentur, dan tidak mudah patah, kolecer biasanya dipasang pada tiang setinggi 5 meter di area terbuka, diikatkan pada pohon, atau dimainkan anak-anak dalam ukuran kecil dengan cara berlari. Selain sebagai permainan, kolecer juga memiliki fungsi praktis, yakni membantu petani padi mengusir burung saat musim panen.


Kunto Wijoyo, Direktur Operasional PT Banten West Java menyampaikan bahwa penyelenggaraan festival ini merupakan upaya nyata dalam melestarikan budaya lokal.


“Festival Kolecer Tanjung Lesung bertujuan menjaga keberlangsungan permainan tradisional yang kini semakin jarang ditemui akibat pergeseran zaman dan dominasi permainan modern. Kami ingin menjadikan kolecer bukan hanya warisan budaya, tetapi juga daya tarik wisata dan sarana edukasi bagi generasi muda,” ujarnya.

Baca Juga  Siapkan Program Prioritas, PMI Kota Cilegon Gelar Rakor Triwulan PMI Kecamatan


Melalui Festival Kolecer, Tanjung Lesung tidak hanya menghadirkan hiburan dan atraksi budaya, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata unggulan di Banten. Dengan memadukan unsur budaya, edukasi, dan pariwisata, festival ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan permainan tradisional.


Sementara itu, Rina Lumbantoruan, Promotion PT Banten West Java mengungkapkan antusiasme peserta.
“Pada Festival Kolecer 2025, tercatat sebanyak 182 kolecer ikut diperlombakan. Para peserta datang dari berbagai daerah, mulai dari Cikadu, Lebak, Labuan, Rangkasbitung, hingga Tangerang. Setelah melalui proses penilaian, terpilih 6 orang pemenang yang berhasil meraih penghargaan dengan total hadiah bernilai jutaan rupiah. Hal ini semakin menambah semangat masyarakat untuk melestarikan permainan tradisional kolecer sekaligus menjadikannya ajang silaturahmi dan atraksi budaya yang menarik perhatian wisatawan,” ujarnya.


Pembuatan kolecer itu sendiri adalah dari kayu yang dirakit dari kayu laban yang bersuara. Proses pembuatannya memakan waktu 1 hari. Saya membuat kolecer yang berbentuk burung yang dibuat dari injuk atau bulu pohon gula aren dimana erok dari burung kolecer ini bisa membantu mencari arah mata angin” ujar Ipa Saepullah salah satu peserta lomba Festival Kolecer 2025.

Baca Juga  Mahasiswa KKM Kelompok 61 UNIBA Buat Kipas Hihid Bersama Pengrajin Anyaman di Desa Margaluyu


Poernomo Siswoprasetijo, selaku Direktur Utama PT Banten West Java, menegaskan komitmen Tanjung Lesung dalam mendukung pariwisata berkelanjutan di Indonesia.


“Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung merupakan destinasi pariwisata unggulan nasional yang dikenal dengan keindahan pantai, budaya lokal, dan potensi maritim. Sebagai salah satu Bali Baru, Tanjung Lesung akan terus menghadirkan berbagai event kreatif untuk mendorong pertumbuhan pariwisata berkelanjutan di Indonesia,” ujarnya.


Sebagaimana terselenggaranya Festival Kolecer yang berlangsung di depan Marketing Gallery- KEK Tanjung Lesung. Marketing Gallery ini berfungsi sebagai pusat informasi wisata KEK Tanjung Lesung. Di sini, pengunjung dapat menemukan berbagai materi mengenai destinasi unggulan Tanjung Lesung, mulai dari keindahan pantai berpasir putih, potensi wisata bahari, hingga atraksi budaya lokal.


Selain itu, Marketing Gallery juga memiliki peran strategis sebagai showcase investasi di KEK Tanjung Lesung. Para calon investor dapat memperoleh gambaran komprehensif mengenai peluang bisnis di sektor pariwisata, perhotelan, resort, maritim, hingga ekonomi kreatif. Didukung oleh tim profesional, Marketing Gallery menghadirkan layanan konsultasi dan presentasi yang memudahkan investor dalam mengeksplorasi potensi kawasan yang telah ditetapkan sebagai salah satu destinasi Bali Baru. (*)

Share :

Baca Juga

Nasional

Apresiasi Prestasi Internasional, Gubernur Andra Soni Kunjungi Peraih Emas ASEAN Para Games 2026

Nasional

Platform Miliki Rumah Beri Solusi, Mudahkan Konsumen yang Akses KPR Ditolak Bank

Nasional

Hadiri Musda KNPI Banten, Wagub Dimyati Ajak Pemuda Perkuat Persatuan

Nasional

Kabupaten Serang Lokus Awal Gerakan Donor Darah Program Kemendes PDT

Nasional

Meskipun Diguyur Hujan Peringatan HAB ke-80 Kemenag Kabupaten Serang Berlangsung Khidmat

Nasional

Dampingi Mendes Tinjau Pantai Anyer -Cinangka, Bupati Ratu Zakiyah Pastikan Aman dan Nyaman

Nasional

BPBD dan FSPP Provinsi Banten Sinergi Aksi Kemanusiaan

Nasional

Walikota Robinsar Tinjau Langsung Lokasi Banjir di Ciwandan, Upayakan Penanganan Terpadu