Home / Bisnis

Jumat, 27 Juni 2025 - 14:13 WIB

Neta, Mobil Listrik Asal China Dikabarkan Berada di Ambang Bangkrut

JAKARTA, PUBLISIA.ID – Baru-baru ini, Neta, merek mobil listrik asal China, dilaporkan berada di ambang kebangkrutan. Padahal, jika melihat umur, Neta belum lama berkiprah di Indonesia.

Zhejiang Hozon New Energy Automobile, sebagai pemilik merek kendaraan listrik China Neta, secara resmi memasuki proses kebangkrutan. Pernyataan tersebut seperti yang disiarkan oleh media lokal China CCTV.

Baca Juga  Bank Banten Dukung HPN 2026 dan Tandatangani MoU dengan PWI Banten

Dilaporkan bahwa, beberapa showroom Neta di Shanghai juga telah ditutup. Kebangkrutan perusahaan nasional China itu diungkapkan seorang kreditor yang bulan lalu mengajukan petisi kebangkrutan terhadap perusahaan tersebut.

Sementara itu, seorang kreditor, Shanghai Yuxing Advertising telah mengajukan petisi kebangkrutan terhadap Hozon. Kreditor itu mengutip biaya pencetakan pameran yang belum dibayar.

Baca Juga  Program Studi Ilmu Hukum Uniba, Raih Peringkat Baik Sekali

Awal mula Neta mulai masuk pasar otomotif dan berada di Indonesia pada 2023.

Startup mobil listrik asal China itu melakoni debut di Indonesia di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023, tepatnya di bulan Agustus. Saat itu, Neta pertama kali memperkenalkan mobil listrik Neta V yang akan dijual di Indonesia. (Rls/Red)

Share :

Baca Juga

Bisnis

Ketahanan Pangan Desa Talagawarna Fokus pada Ayam Petelur

Bisnis

Toko keempat Toserba Riana Collection Resmi Diluncurkan di Pabuaran, Hadirkan Beragam Kebutuhan Fashion Keluarga

Bisnis

Langkah Perseroda Lampung Selatan Maju Jajaki Kerjasama Jagung Dengan PT ABM

Bisnis

Bank Banten dan RSUD Paku Haji Resmi Jalin Kerja Sama Layanan Perbankan

Bisnis

Perkuat Layanan, Bank Banten Kelola Penuh Keuangan BLUD RSUD Balaraja

Bisnis

Dorong Koperasi Wanita dan UMKM Serang Naik Kelas, Dosen UMT Beri Pelatihan Strategi Bisnis dan HKI

Bisnis

Perkuat Ekosistem Perdagangan Digital Daerah, GMV Plaza Banten 2025 Tembus Rp64 Miliar

Bisnis

Pemprov Banten Gandeng Pemda Tangerang Raya, Bank Banten Siap Pengelolaan RKUD